Bisa Lewat Online, Generasi Muda Diundang Lestarikan Bait Suci

Darling From Home Temple memiliki skema unik dalam menghijaukan lingkungan pura.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Generasi muda diharapkan berperan aktif dalam menjaga keindahan candi-candi peninggalan nenek moyang di Indonesia. Atas dasar itulah, Yayasan Bakti Lingkungan Djarum melalui program Siap Darling Lingkungan (Siap Darling) meluncurkan program “Candi Darling From Home” yang bertujuan untuk mendorong generasi muda untuk terus aktif dalam melestarikan lingkungan dengan cara-cara yang kreatif. Candi Darling From Home merupakan adaptasi dari program Candi Sadar Lingkungan (Candi Darling) yang kini sedang berlangsung secara online. Ada tiga candi di Yogyakarta yang telah dipercantik dan dihijaukan melalui kegiatan ini, yaitu Candi Sambisari, Candi Banyunibo, dan Candi Barong.

Program Pengabdian Masyarakat Djarum Foundation, Tania Anggriani Arbi mengatakan, kegiatan ini merupakan wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan kepeduliannya terhadap alam. Dikatakannya, Candi Sayang sudah dimulai sejak 2019. Ada empat candi yang sudah dihijaukan, yakni Candi Prambanan, Ijo, Ratu Boko, dan bGedong Songo. Namun semenjak pandemi melanda Indonesia pada tahun 2020, kegiatan ini bertransformasi menjadi Pura Darling From Home.

“Caranya dengan mengunggah pos, bersepeda, atau lari yang akan disulap menjadi tanaman penghijauan tiga candi (Barong, Banyunibo, dan Sambisari),” ujarnya dalam diskusi webinar, Rabu (7/4).

Ia menekankan bahwa Darling From Home Temple mengajak masyarakat untuk merasakan serunya menanam pohon dan memberikan lebih banyak informasi tentang penanaman pohon dan proses perawatannya. Candi, kata dia, memiliki banyak ukiran sejarah yang harus dijaga dan dilestarikan karena juga terdapat berbagai nilai yang berkaitan dengan kepedulian dan pelestarian lingkungan.

“Kami menggelar 360 virtual tour ketiga candi yang ada di Yogyakarta untuk membahas lingkungan dan sejarah serta makna yang terkandung di dalamnya. Sehingga kita mendapatkan ilmu sejarah sekaligus menanam ilmu,” ucapnya.

Ia mengatakan, mekanisme penerapan Darling From Home Temple sepenuhnya online. Kaum muda yang peduli lingkungan yang ingin berpartisipasi dapat memposting kegiatan bertema lingkungan di akun media sosialnya dan memberi tag #CandiDarlingFromHome serta menulis tag akun resmi @siapdarling.

Plt. Kepala Balai Pelestarian Warisan Budaya (BPCB) Daerah Istimewa Yogyakarta, Zaimul Azzah mengatakan, pihaknya sangat antusias dengan kegiatan ini. Dijelaskannya, pada dasarnya BPCB memiliki tugas pokok melestarikan dan memelihara cagar budaya. “Tentu kita tidak hanya menjaga cagar budaya, tapi juga lingkungan. Darling Temple juga membantu pemerintah dalam menjaga lingkungan dan melestarikan cagar budaya. Kendalanya terkait pendanaan untuk pemeliharaan cagar budaya, karena tidak terlalu mendesak. Sehingga dana yang kami terima tidak begitu banyak. Jadi kami sangat mengapresiasi berbagai program penghijauan lingkungan kerja kami yaitu situs candi, ”ujarnya.

Ia menambahkan, sasaran program ini sangat tepat karena generasi muda dianggap sebagai motor penggerak dalam memulai gerakan. “Kita harus melibatkan generasi muda dalam pelestarian cagar budaya. Pura Darling From Home ini menjadi solusi dalam kondisi pandemi Covid-19, sehingga bisa menjangkau generasi muda yang lebih luas untuk memotivasi generasi muda melestarikan lingkungan sekaligus melestarikan cagar budaya. “Kita bisa memanfaatkan media sosial untuk mengajak teman-teman mengunjungi berbagai candi sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian terhadap pelestarian lingkungan,” ujarnya.




Source