BKPP bersama PT Taspen dan Bank Mantap Gelar Sosialisasi Ketaspenan

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Sumbawa berkerjasama dengan PT. Taspen (Persero) dan PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) menggelar sosialisasi ketaspenan mengenai hak-hak kepegawaian bagi pra pensiun (BUP) dan layanan klaim otomatis bagi PNS di lingkup Pemda Sumbawa yang berlangsung di Aula H. Madilaoe ADT Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (07/02)
Bupati Sumbawa yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Sumbawa, A Rahim, SSos menyatakan bahwa keberadaan PT. Taspen merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan ASN, hal itu patut disyukuri katanya karena disamping mengelola jaminan hari tua, tabungan pensiun dan pengembalian tabungan perumahan, PT. Taspen juga mengurus pemberian perlindungan sosial berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) kepada abdi negara dalam peningkatan profesionalitas kinerja ASN.
Bupati berharap PT. Taspen (persero) Kantor Cabang Mataram dapat berkolaborasi dengan BKPP Kabupaten Sumbawa dalam membangun unit pelayanan ketaspenan pada Pemda Sumbawa, salah satunya melalui PT. Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) Kantor Kas Sumbawa ini. Unit pelayanan ketaspenan yang disediakan oleh PT. Taspen (Persero) ini diharapkan dapat berperan penting dalam memberikan pelayanan Taspen bagi ASN di Sumbawa.
Unit tersebut lanjutnya diharapkan mampu menjadi penghubung yang dapat menjembatani kepentingan para ASN dengan PT. Taspen. Dengan demikian, para ASN khususnya yang akan memasuki masa pensiun tidak lagi mengalami kesulitan dalam mengurus hak-haknya di PT. Taspen.
Sebelumnya, Kepala BKPP Sumbawa, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengadaan dan Kesejahteraan Aparatur, Nur Faridah, S.Kom MM dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut agar lebih terdistribusinya informasi tentang ketaspenan. Peserta meliputi PNS yang pensiun periode Maret 2019 sampai dengan Januari 2020 sebanyak kurang lebih 243 orang.