Bodrex, Kepala Bandar Sabu Kampung Bahari: Sejak 2004, dia sudah memiliki 4 narkoba dengan omzet ratusan juta

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Lima pengedar narkoba asal Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara ditangkap polisi saat menggerebek pesta sabu berkedok kumpul keluarga di Puncak, Jawa Barat, Kamis (3/6/2021).

Tiga di antaranya adalah kota besar, yaitu HS, AR, dan MS.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan mengatakan, ketiganya merupakan pengedar besar yang selama ini menjadi pengedar narkoba di Kampung Bahari.

Sedangkan dua lainnya, IR dan AL, adalah kaki tangan kecil HS.

Konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Utara terkait penggerebekan pesta sabu, Jumat (4/6/2021). (TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino)

Aksi HS Alias ​​​​Bodrex Bandar Besar Kampung Bahari

HS alias Bodrex adalah yang terbesar.

Dia memiliki empat kios yang menjual narkoba di Kampung Bahari.

“HS memiliki enam bawahan, salah satunya AS atau TNI AL yang ditangkap di lokasi kejadian,” kata Guruh di kantornya, Jumat (4/6/2021).

AR dikenal sebagai Lopes.

Dia memiliki dua kios yang menjual narkoba dan berperan dalam memobilisasi massa di Kampung Bahari saat razia.

Baca juga: 5 Pengedar Sabu di Kampung Bahari Ditangkap, Intip Bisnis Narkoba di dalamnya, Dapat Ratusan Juta Dalam Sebulan



https://www.tribunnews.com/metropolitan/2021/06/05/bodrex-pentolan-bandar-sabu-kampung-bahari-sejak-2004-punya-4-lapak-narkoba-omzet-ratusan-juta