Bolehkah Puasa Jumat dan Sabtu?

    Nabi Muhammad melarang puasa pada hari Sabtu jika tidak diikuti keesokan harinya.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Banyak puasa sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam. Namun, Nabi Muhammad melarang puasa pada hari Sabtu jika tidak diikuti keesokan harinya atau dilanjutkan pada hari sebelumnya.

    Dalam hadits yang diriwayatkan tirdmizi dijelaskan,

    ا ا ال ا اللَّهِ
    لَ allah
    الَ ا ا ا الرَّجُلُ السَّبْتِ امٍ لِأَنَّ الْيَهُودَ السَّبْتِ

    Telah menceritakan kepada kami Humaid bin Mas’adah telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Habib dari Thaur bin Yazid dari Khalid bin Ma’dan dari Abdullah bin Busr dari saudara perempuannya bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jangan berpuasa hanya pada hari Sabtu kecuali Allah telah mewajibkan puasa pada hari itu, jika pada hari itu kamu tidak menemukan kecuali buah anggur atau pohon, maka kunyahlah.” Abu ‘Isa berkata, ini hadits hasan. Maksud dari diharamkannya puasa hari sabtu adalah jika dia mengkhususkan diri pada puasa hari sabtu, karena orang yahudi memuliakan hari sabtu.

    Ini karena hari Sabtu adalah hari libur Yahudi. Dan Nabi melarang umat Islam untuk meniru orang-orang dari agama lain. Namun jika tetap melakukannya maka puasa pada hari Sabtu ini adalah makruh.

    Ada hari-hari yang juga diharamkan jika berpuasa hanya satu hari, yaitu hari Jumat. Seperti halnya puasa pada hari Sabtu, Nabi juga memerintahkan untuk berpuasa satu kali sebelum atau sesudahnya jika akan berpuasa pada hari Jumat.

    Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi,

    ا ا ا ال ال ال
    الَ لُ اللَّهِ لَّى اللَّهُ لَيْهِ لَّمَ لَا الْجُمُعَةِ لَّا لَهُ
    ال الباب لي ابر ادة الأزدي الله ال العمل لى ا ل العلم للرجل العمل لى ا ل العلم للرجل ا

    Telah menceritakan kepada kami Hanand telah menceritakan kepada kami Abu Mu’awiyah dari Al A’masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dia berkata Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jangan berpuasa pada hari Jumat kecuali dia berpuasa sehari sebelum atau sesudahnya. .” Dari Ali, Jabir, Junadah Al Azdi, Juwairiyah, Anas dan Abdullah bin Amr. Abu ‘Isa mengatakan, hadits Abu Hurairah adalah hadits hasan shahih dan diamalkan oleh para ulama, mereka membenci orang yang berpuasa pada hari Jumat dengan tidak berpuasa sehari sebelum dan sesudahnya, ini adalah pendapat Ahmad dan Ishaq.



    https://www.republika.co.id/berita/r0bzjp430/bolehkah-puasa-di-hari-jumat-dan-sabtu