BOR di sejumlah daerah mengalami penurunan, Peter F Gontha membandingkannya dengan kondisi di Tokyo

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Persentase tingkat hunian tempat tidur atau persentase Bed Occupancy Rate (BOR) di sejumlah daerah di Indonesia turun drastis.

    Seperti yang tercatat di Jawa Barat (Jabar), DKI Jakarta, Jawa Timur (Jatim) dan daerah lainnya, BOR mengalami penurunan.

    Dalam hal ini, seorang tokoh media senior, Peter F Gontha, membandingkan situasi di Tokyo.

    Peter mengatakan tingkat penggunaan tempat tidur di rumah sakit di Tokyo telah mencapai lebih dari 100 persen dan hanya pasien dengan kategori sangat parah yang dapat diterima.

    “Rumah sakit di Tokyo BOR mencapai lebih dari 100 persen dan hanya yang benar-benar serius yang diterima. Tokyo telah mencapai 10.000 orang terinfeksi per hari, buruk yang namanya Delta Virus, bukan Covid-19 lagi, semua negara maju di dunia terpengaruh lagi,” tulis Peter F Gontha di halaman Facebook-nya, baru-baru ini.

    Baca juga: Pemerintah Mengingatkan Potensi Lonjakan Kasus Covid-19 di Luar Jawa-Bali

    “Indonesia di bawah Presiden Joko Widodo, Panglima PPKM (pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat) Bapak Luhut Binsar Pandjaitan mulai dianggap relatif berhasil oleh orang asing, lanjut bapak-bapak,” lanjutnya.

    Seperti diberitakan, Indonesia mengalami tren penurunan pasca PPKM.

    Informasi yang diperoleh, tingkat hunian BOR seluruh Indonesia yang sempat menyentuh angka 77,07 persen pada 11 Juli 2021, perlahan menunjukkan penurunan hingga 75,9 persen selama tiga pekan terakhir.

    Kemudian persentasenya menurun lagi menjadi 70,6 persen dan dalam seminggu terakhir menjadi 56,81 persen.

    Data Jumat (6/8/2021) untuk BOR Jawa Bali turun menjadi 57,4 persen. BOR non-Jawa-Bali turun menjadi 56 persen dan beberapa provinsi mencatat penurunan BOR yang cukup signifikan.



    https://www.tribunnews.com/nasional/2021/08/07/bor-di-sejumlah-daerah-turun-peter-f-gontha-bandingkan-dengan-kondisi-di-tokyo