BPBD Jawa Timur Dirikan Sekolah Darurat di Daerah Terdampak Gempa

BPBD Jawa Timur telah menyiapkan sejumlah fasilitas darurat gempa Blitar

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA – Pemulihan akibat gempa Blitar berkekuatan 6,2 skala Richter terus berlanjut. Di tengah pemulihan, BPBD Jawa Timur juga telah menyiapkan berbagai strategi agar bencana yang terjadi tidak mengganggu proses belajar mengajar siswa di wilayah terdampak.

Kepala Seksi Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur Satriyo Nurseno mengatakan, BPBD Jawa Timur juga telah mendirikan sekolah darurat di Kabupaten Malang. Sekolah darurat itu terbuat dari tenda. Lokasinya berada di Desa Sumbertangkil, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.

“Kami sedang menyiapkan tenda darurat untuk sekolah darurat di Sumbertangkil, Malang karena ujiannya besok,” ujarnya, Minggu (23/5).

Untuk tahap awal, kata Satriyo, sekolah darurat yang akan didirikan berjumlah satu unit. Selain mendirikan sekolah darurat, BPBD juga masih fokus pada pembersihan. Total kerusakan akibat gempa adalah 506 rumah dan 33 fasilitas umum yang tersebar di Kabupaten Blitar, Malang, Lumajang, Pasuruan, Kota Malang, Kota Blitar, Jember, dan Kediri.

Bencana tersebut juga menyebabkan tiga orang luka-luka. Rinciannya satu korban luka berat di Kabupaten Blitar, satu korban luka ringan di Malang, dan satu korban luka ringan di Pasuruan.




Source