BPIP: Pendidik Harus Menjadi Contoh Amalan Pancasila bagi Siswa

Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pendidik harus menjadi panutan bagi pengamalan Pancasila bagi peserta didik.

Demikian disampaikan Staf Khusus Ketua Badan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo, saat Seminar “Pancasila Beraksi, Peran Pendidik dalam Pandemi Covid-19” yang digelar di Aula SMPN 2 Klaten, Jawa Tengah, Kamis (17/2/2011). 06/2021).

Acara ini juga dihadiri oleh Direktur Evaluasi Badan Pengembangan Ideologi Pancasila, Edi Subowo, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, Wardhani Sugianto, dan moderator oleh Yunanta, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, serta dihadiri secara online dan offline oleh kurang lebih 1.260 peserta yang terdiri dari guru-guru dan tenaga kependidikan se-Kabupaten Klaten.

Acara dibuka dengan menyanyikan bait Indonesia Raya 3. Peserta juga diajak untuk menghayati setiap lirik dan merenungkannya.

Dalam sambutannya, Edi Subowo mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya para peserta, untuk bersatu padu menghadapi masalah COVID-19.

Baca juga: BPIP Umumkan Pemenang Video Pendek Laku Pancasila Berbasis TikTok dan IG

“Mari Indonesia bersatu, kita bersatu, salah satunya mencegah COVID. Bersama dari pusat dan daerah, agar (penanganan) cepat.”

Dalam sesi presentasi, Benny menjelaskan bahwa Indonesia memiliki kesadaran Bhinneka Tunggal Ika.

“Sudah menjadi kebiasaan bahwa Indonesia hidup secara pluralistik. Nilai ini sudah ada sejak lama,” lanjutnya.

Namun, menurutnya, bangsa Indonesia telah kehilangan bintang penuntun untuk tujuan hidup, dan ini didasarkan pada kenyataan bahwa pendidikan Pancasila dihilangkan setelah era Reformasi.



https://www.tribunnews.com/nasional/2021/06/18/bpip-pendidik-harus-jadi-teladan-pengamalan-pancasila-untuk-peserta-didik