BPKAD Optimis Sumbawa Raih Tradisi WTP

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Sumbawa yang baru Wirawan S.Si MT dalam perbincangannya dengan Gaung NTB diruang kerjanya Kamis siang (07/02) kemarin, menyatakan rasa optimisnya kalau Sumbawa akan mampu mempertahankan tradisi untuk meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), setelah enam kali predikat WTP bergengsi itu diraih secara berturut-turut oleh Pemda Sumbawa.
Menurut Wirawan, APBD itu sih sudah jalan dan sudah operasional, dengan postur anggaran meliputi pendapatan sebesar Rp 1.778.378.342.894,00 (sekitar Rp 1,7 Triliun) dengan jumlah pengeluaran Rp 1.870.329.505.883,00 (sekitar Rp 1,8 Triliun) dengan jumlah surplus (defisit) Rp 91.951.162.989,00 (sekitar Rp 91,9 Miliar), tinggal OPD melakukan akselerasi atas berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan dan sejauh ini dinilai tak ada kendala administratif, jadi salah satu tugas berat yang kami emban sesuai dengan amanat Bupati untuk menjadi Kepala BPKAD ini adalah pertama bagaimana mempertahankan posisi kita WTP yang sudah diraih enam kali berturut-turut, oleh karena itu dalam perpisahan dengan pejabat lama Drs H Baharuddin yang kini selaku Inspektur Itkab Sumbawa, kami sudah secara khusus meminta kepada beliau yang berpengalaman sudah 9 tahun di BPKAD ini, untuk selalu mengawal dan memberikan nasehat, masukan dan arahan-arahan dalam rangka kita melaksanakan tata kelola anggaran yang benar dan bagus.
Kedua, sekarang ini mulai kemarin sudah ada pemeriksaan BPK dan Bupati Sumbawa telah menyurati masing-masing pimpinan OPD untuk segera menyiapkan laporan-laporan yang diminta oleh BPK, dan itulah yang kita minta kepada seluruh OPD termasuk BPKAD sendiri untuk secara proaktif menyediakan laporan tersebut, yang akan memudahkan BPK dalam hal melakukan pemeriksaan, kemudian sewaktu-waktu jika turun ke lapangan, juga semua yang terlibat dalam pengelola kegiatan itu mesti juga hadir untuk memberikan masukan mulai dari PPK-nya, pemeriksa, konsultan pengawas dan konsultan perencanaannya, sehingga ketika BPK meminta penjelasan dilapangan, itu bisa diberikan penjelasan yang komprehensif terutama yang sifatnya teknis, dan itulah yang sedang kita lakukan untuk dapat mempertahankan WTP pada pemeriksaan kegiatan tahun 2018, tukasnya.
Wirawan juga menyatakan, salah satu fungsi BPKAD itu sendiri khan masuk dalam Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemda Sumbawa, malahan bisa dikatakan sebagai OPD yang sangat signifikan perannya, karena kegiatan penyusunan APBD khan di BPKAD, walaupun dalam prosesnya bermitra dengan Bapenda dan Bappeda dibawah koordinasi Sekda, tetapi akhirnya kita BPKAD memiliki peran penting terutama dalam memberikan informasi mengenai kapasitas fiskal, kita mengawal dalam hal menyediakan anggaran yang cukup untuk mendukung program-program prioritas pak Bupati, jadi harus koneks antara APBD dengan RPJM, dan itulah peran yang harus dimainkan oleh BPKAD, misalnya memastikan tahun depan (2020) ada dana untuk keberlanjutan program rumah sakit, ada dana yang tersedia untuk meningkatkan tingkat kemantapan jalan, dan bahkan dalam tahun 2019 ini untuk kita coba mulai memecahkan persoalan kekurangan tenaga guru dan tenaga medis melalui program pengangkatan Pegawai dengan Perjanjian Kerja (PPK) itu, terutama yang sudah masuk dalam data base walaupun tidak semuanya, tetapi kita sudah mulai secara gradual dan itu yang kita sedang siapkan.
“Jadi intinya tugas utama BPKAD itu adalah mengawal politik anggaran sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) dan sesuai dengan kepentingan masyarakat dan itu fungsi anggarannya, sedangkan fungsi perbendaharaannya bagaimana kita mempercepat pelayanan pada masing-masing OPD dalam hal pencairan keuangan, bagaimana memastikan proses pencairan keuangan itu sesuai dengan SOP, dan jangan sampai ada uang cair tidak sesuai dengan SOP, begitu lengkap administrasinya dalam sehari sudah bisa keluar dan dicairkan, dan bahkan untuk bidang asset justru kita mendapatkan WTP yang dinilai sudah bagus dalam pengelolaan asset daerah, karena itu apa yang telah diraih sebelumnya akan berusaha terus ditingkatkan,” papar Wirawan.