BPN KONTRIBUSIKAN BPHTB 2 MILIAR LEBIH BAGI KAS DAERAH

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Pemerintah Pusat melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) / Badan Pertanahan Nasional (BPN) Republik Indonesia setiap tahunnya melaksanakan sejumlah program bagi membantu dan meringankan beban warga masyarakat didaerah termasuk bagi warga masyarakat di Kabupaten Sumbawa guna mendapatkan serifikat hak milik (SHM) gratis atas sejumlah areal lahan tanah miliknya melalui pelaksanaan program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) yang dulunya disebut Prona maupun program lainnya berupa program Registrasi Tanah Obyek Landreform (TOL), ternyata BPN melalui Kantor Pertanahan yang ada pada Kabupaten/Kota termasuk Kantor Pertanahan Kabupaten Sumbawa setiap tahunnya mampu memberikan kontrubusi Biaya Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang cukup signifikan bagi menunjang pendapatan kas daerah.
Sebagaimana dikemukakan Kepala BPN Kantor Pertanahan Sumbawa Drs Ketut Diptasari MH dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB diruang kerjanya Senin (24/09) kemarin menyatakan, seiring dengan momentum memperingati Hari Agraria ke-58 Tahun 2018 ini dari hasil evaluasi yang dilakukan atas kegiatan program pelayanan publik yang dilakukan kepada warga masyarakat daerah ini, khususnya bagi warga masyarakat yang secara perorangan datang mengurus pembuatan dan penerbitan atas sertifikat hak milik (SHM) atas bidang tanah miliknya melalui kegiatan program pelayanan rutin yang telah dilakukan jajaran Pertanahan Sumbawa, setiap bulannya tidak kurang dari 900 – 1.000 bidang yang diajukan permohonannya oleh warga masyarakat, justru telah mampu memberikan sumbangsih dan kontribusi berupa Biaya Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sesuai dengan regulasi aturan perundang-undangan yang berlaku telah mampu memberikan kontrbusi bagi menunjang pendapatan kas Daerah Sumbawa mencapai angka yang cukup signifikan, tukasnya.
Selama kurun waktu dua tahun terakhir ini periodesasi 2017 – 2018 terang Dipta akrab Kepala BPN Kantah Sumbawa ini disapa, khusus untuk program pelayan rutin baik itu yang mengajukan permohonan sertifikat pertama kali, pengalihan hak ataupun pemecahan sertifikat setiap bulannya ada 900 – 1.000 bidang tanah yang berhasil dituntaskan dan diselesaikan dengan baik, dengan jumlah BPHTB yang dapat dihasilkan selama tahun 2017 mencapai Rp 627.113.272,00 dan khusus untuk realisasi tahun 2018 hingga bulan September ini BPHTB yang dihasilkan mencapai Rp 1.376.659.039,00, dengan jumlah total kontribusi BPHTB yang langsung disetorkan ke kas Daerah Sumbawa sudah mencapai angka sekitar Rp 2 Miliar lebih, rincinya.
“Jadi BPHTB yang dihasilkan ini merupakan sebuah kontribusi yang dihasilkan dari program pelayanan rutin yang dilaksanakan BPN Kantor Pertanahan Sumbawa, minimal dalam rangka menunjang menunjang pendapatan kas daerah dan pembangunan daerah, dimana realisasi BPHTB ini setiap tahunnya akan terus berupaya ditingkatkan, dan tentu semua ini tidak bisa terlepas dari kinerja dan pelayanan yang diberikan jajaran Pertanahan Sumbawa yang terus berusaha dan berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat didaerah ini,” pungkas Drs Ketut Diptasari MH.