BPN-NTB TUNTAS UKUR TANAH JALAN LINGKAR UTARA ALAS

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Kegiatan pelaksanaan pengukuran atas areal lahan tanah yang terkena dampak bagi pembangunan jalan lingkar utara Kecamatan Alas Sumbawa yang dilakukan pengukurannya secara intensif oleh dua tim petugas teknis dari Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi NTB sejak 13 – 18 September lalu telah dituntas dilaksanakan, sehingga Pemda Sumbawa kini tinggal menunggu penyerahan hasil pengukuran yang dilakukan kanwil BPN NTB dimaksud, ungkap Kabag Pertanahan Setda Sumbawa Abdul Haris S.Sos didampingi Kasubag Pengadaan Tanah Surbini SE MM dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB Sabtu (22/09) kemarin.
Dari hasil evaluasi yang dilakukan terang Haris akrab Kabag Pertanahan ini disapa, terkait dengan rencana pembangunan jalan lingkar utara di Kecamatan Alas itu sejauh ini telah melewati dua fase tahapan kegiatan perencanaan dan persiapannya termasuk didalamnya soal fisibility study dinilai sudah tak ada masalah, sehingga saat ini tinggal melaksanakan dua tahapan lanjutan bagi kegiatan pelaksanaan dan penyerahan hasil, yakni tahapan pengukuran atas sejumlah lahan tanah milik warga masyarakat yang terkena dampak bagi rencana pembangunan jalan lingkar utara Alas dimaksud, dengan kegiatan pengukuran oleh tim teknis dari Kanwil BPN NTB telah tuntas dilaksanakan dengan baik tanpa adanya kendala dilapangan, setelah sebelumnya dilakukan kegiatan sosialisasi kepada warga masyarakat setempat, tukasnya
Kegiatan pengukuran dinyatakan telah selesai dilakukan oleh petugas dari Kanwil BPN-NTB sambung Kasubag Pengadaan Tanah Surbini SE MM, dan saat ini pihak BPN sedang menyusun daftar nominatif dan peta bidang hasil pengukuran dan inventarisasi yang telah dilakukan, dimana hasil inventarisasi dan pengukuran tersebut akan diserahkan oleh Kanwil BPN-NTB selaku ketua Panitia Pegadaan tanah, untuk selanjutnya peta bidang tanah dan daftar nominatif yang diterima dari BPN-NTB itu nantinya akan diumumkan secara terbuka dimedia massa, ujarnya.
Sesuai dengan hasil fisibiity study (FS) terang Surbini, bahwa pembangunan jalan lingkar utara Kecamatan Alas sepanjang 5,29 Km dimulai dari titik depan SMK Kelautan Labuan Alas Kecamatan Alas melingkar ke utara tembus hingga kesamping taman putri Balqis yang berada di Desa Gontar Kecamatan Alas, dengan jumlah areal lahan tanah yang terkena dampak bagi pembangunan jalan tersebut diperkirakan sebanyak 113 bidang milik warga masyarakat setempat sekitar 90 orang, dan diharapkan tim teknis dari Kanwil BPN-NTB yang telah melakukan kegiatan pengukuran atas areal lahan tanah dimaksud secepatnya akan menuntaskan hasil pengukuran dan inventarisasi sehingga peta bidang tanah dan daftar nominatif segera diberikan kepada Pemda Sumbawa, sebab data dimaksud akan dijadikan acuan bagi lembaga independen (Appraisal) untuk menghitung dengan cermat jumlah ganti kerugiannya yang layak dan adil sebagaimana diatur didalam ketentuan UU No 2 Tahun 2012.
Menurut Surbini, soal jumlah anggaran APBD Sumbawa tahun 2018 yang telah disiapkan untuk pembayaran ganti rugi lahan tanah yang terkena dampak pembangunan jalan lingkar utara Kecamatan Alas itu sejauh ini telah disiapkan sebesar Rp 13.935.000.000 ( sekitar Rp 13,9 Miliar lebih ), dan alokasi anggaran yang ada itu bisa saja lebih dan bisa saja kurang, kalau terjadi kekurangan tentu Pemda Sumbawa akan mengalokasikan kekurangannya, sedangkan terkait soal lelang tender bagi lembaga independen (Appraisal) saat ini sedang berproses pada ULPBJP Setda Sumbawa.
“Jika tahapan pelaksanaan pengukuran oleh Kanwil BPN-NTB maupun penyerahan hasil perhitungan ganti rugi yang layak dari Appraisal tuntas dilakukan, maka Pemda Sumbawa sesuai dengan rencana pembayaran ganti ruginya akan dilakukan sekitar akhir Nopember atau paling lambat awal Desember 2018 mendatang,” pungkas Surbini SE MM.