BREAKING NEWS: Penyidik ​​KPK dan Wali Kota Tanjungbalai Jadi Tersangka Suap

    Laporan Jurnalis Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Walikota Tanjungbalai M. Syahrial (MS) dan penyidik ​​AKP Steppanus Robin Pattuju (SRP) sebagai tersangka.

    “Setelah melakukan proses penyidikan dan menemukan bukti permulaan yang cukup, KPK menetapkan 3 tersangka, yakni bersaudara SRP, MH, dan MS,” kata Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (22/4). / 2021). .

    Steppanus Robin Pattuju adalah penyidik ​​dari Polri yang ditugaskan di KPK. Sedangkan MH adalah seorang advokat.

    Baca juga: Walikota Tanjungbalai Diperiksa KPK Lima Jam

    Atas perbuatannya, SRP dan MH diduga melanggar Pasal 12 huruf a atau i dan Pasal 11 atau Pasal 12 B UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 sd 1 KUHP.

    Sedangkan MS diduga melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 UU Tipikor.

    Baca juga: Dari Penggelapan Barang Bukti Emas Hingga Kasus Suap Tanjungbalai, MAKI: Nama Besar Komisi Pemberantasan Korupsi Mulai Runtuh

    Dari sumber internal KPK, Steppanus berjanji kasus terhadap Syahrial bisa dihentikan. Syahrial diduga dimintai uang hingga Rp1,5 miliar.

    Diperiksa 5 jam

    Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Syahrial diperiksa penyidik ​​Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Lokasi pemeriksaan berada di Ruang Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Tanjungbalai, Kamis (22/4/2021).




    Source