Bupati Minta Pejabat Lingkup Pemda Taat Kepada Sumpah

Taliwang, Gaung NTB
Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), DR Ir H W Musyafirin, MM, dalam sambutannya lebih banyak memberikan pesan moral kepada para pejabat struktural yang dilantik belum lama ini.
Tidak sedikit yang disinggung bupati untuk memberikan arahan kepada aparaturnya dengan maksud agar tak salah langkah. Diantaranya, Bupati menekankan kepada aparatur untuk selalu menaati sumpah dalam jabatan.
Sejumlah pihak menganalisakan lebih tinggi sumpah daripada UU. “Apa yang menyangkut kerahasiaan jadi tolong dirahasiakan, karena itu sudah menyangkut ke dalam adab dan etik seorang pejabat yang telah diambil sumpahnya,” kata mantan Sekda KSB ini mengingatkan.
Salah satu instansi yang ditekankan oleh Haji Firin—sapaan akrabnya, adalah DPPKD untuk berhati – hati. Berangkat dari semua itu, terhadap pejabat yang telah dilantik maupun yang belum, untuk manfaatkan waktu tiga bulan ke depan, bukan hanya sekedar mengintropeksi diri melainkan inilah moment ujian bagi aparatur tersebut. “Saya minta jangan bosan dan segan jika ada staf yang menyalahi aturan supaya ditegur, baik secara lisan dan tulisan, tanpa harus inspektorat yang turun melakukan pengawasan,” pintanya.
Karena itu, ia berharap tiga bulan ini untuk dijadikan sebagai kajian untuk intropeksi. Berkenaan SKPD akan dirombak secara total pada 31 Desember 2016 dan selanjutnya memauski penyusunan APBD 2017.
Pada periode ini pastinya akan ada transisi, seperti Bappeda akan mengalami perubahan nomenklatur menjadi Badan Perencanaan Daerah Penelitian dan Pengembangan, otomatis pejabatnya harus dilantik semua.
Terhadap OPD baru, pemda akan membentuk tim untuk mengawal pada saat pembahasan APBD menurut SKPD baru. Sedangkan SKPD lama tutup buku pada tanggal 25 Desember 2016, sehingga limit waktu tanggal 26 – 31 Desember 2016 baru dilantik pejabat-pejabatnya untuk mengisi OPD baru.
Maka pada tanggal 1 Januari 2017, OPD baru dengan perangkatnya telah terisi semua. “Mohon dipahami untuk mengawal OPD baru oleh masing-masing personal dengan harapan yang kurang baik kinerja tetap ditingkatkan, dengan berpijak semakin banyak tempat tugas yang baru tentu semakin baik pula untuk individu tersebut, atas dasar itu hadapi masalah jangan ditinggal tentu dengan semangat keikhlasan, kejujuran dan sungguh sungguh (IJS). Sesuai dengan firman Allah SWt sebaik baik manusia adalah manusia yang banyak memberikan manfaat bagi sesama manusia,” tandasnya.