Bupati Pamekasan Dukung M Tabrani Jadi Pahlawan Nasional

REPUBLIKA.CO.ID, PAMEKASAN – Bupati Pamekasan, Jawa Timur, Baddrut Tamam mendukung usulan tokoh masyarakat dan akademisi di daerah untuk mengusulkan nama Indonesia, Alm (Alm) Mohammad Tabrani Soerjowitjirto sebagai Pahlawan Nasional.

“Saya pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Pamekasan mendukung usulan agar Pak Tabrani ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional, karena berdasarkan hasil studi literatur dan sejarah, beliau sangat berjasa dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini,” kata Baddrut. di Pamekasan, Rabu (22/4) menanggapi anjuran masyarakat agar tokoh pemuda Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional.

Bupati mengatakan, sosok pejuang kelahiran Pamekasan 10 Oktober 1904 yang akrab disapa M Tabrani ini terungkap dalam sejarah perjuangan bangsa sebagai penyokong nama bahasa pemersatu bangsa, yaitu bahasa Indonesia. .

Atas usul M Tabrani, nama bahasa pemersatu bangsa Indonesia disahkan. Semula ada yang mengusulkan agar diberi nama bahasa Melayu, namun M Tabrani menegaskan bahwa bahasa yang mempersatukan bangsa harus disamakan dengan nama bangsa, yaitu Indonesia.

Sebagai pejuang pemuda saat itu, lanjut Baddrut, nilai-nilai kebangsaan M Tabrani harus bisa menjadi semangat bagi generasi muda saat ini, terutama yang sudah tergabung dalam organisasi kepemudaan, seperti Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), dan sejumlah organisasi pemuda lainnya.

Sebelumnya, pada acara sosialisasi penyerahan M Tabrani sebagai Pahlawan Nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Bahasa Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Pamekasan pada Maret 2021, Kepala Bidang Pengembangan dan Pengembangan Bahasa Indonesia Prof. Aminuddin Aziz menjelaskan bahwa Keputusan untuk mengusulkan M Tabrani sebagai Pahlawan Nasional karena dia memang telah memberikan kontribusi yang besar bagi sejarah dan perjuangan bangsa Indonesia.

Berkat anjuran M Tabrani, teks Sumpah Pemuda yang dideklarasikan oleh pemuda pada 28 Oktober 1928 diubah pada poin ketiga, yaitu dari bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia, sehingga dijadikan sebagai nama bahasa pemersatu bangsa. sampai sekarang. dirumuskan pada Kongres Pemuda ke-1.

Ada tiga nama yang memiliki peran penting dalam merumuskan konsep sumpah pemuda, yaitu Muhammad Yamin, Sanusi Pane dan M Tabrani. Konsep Sumpah Pemuda yang dikemukakan oleh Muhamamad Yamin meliputi, 1). Kami putra dan putri Indonesia, mengakui bahwa kami satu darah, Indonesia, 2).

Kami putra putri Indonesia mengaku satu bangsa, bangsa Indonesia, 3). Kami putra putri Indonesia menjunjung tinggi kesatuan bahasa bahasa Melayu.

M Tabrani dengan dukungan Sanusi Pane menyetujui poin 1 dan 2 namun menolak poin ketiga, karena menurutnya jika darah tumpah dan bangsa disebut Indonesia, maka bahasa persatuan harus disebut bahasa Indonesia. dan bukan Melayu.

“Dan sebagaimana kita pahami bersama, Sumpah Pemuda ini juga menjadi bagian penting dalam mendorong kebersamaan, persatuan dan kesatuan seluruh elemen, sehingga pada akhirnya Indonesia mampu meraih dan mempertahankan kemerdekaannya,” kata Aminuddin menjelaskan.

Selain itu, perjuangan yang dilakukan oleh M Tabrani dalam mengumandangkan nama bahasa pemersatu bangsa yang akhirnya disahkan menjadi bahasa Indonesia, tidak hanya melalui temu media terbatas di forum ilmiah, tetapi juga melalui berbagai media yang ada di Indonesia saat itu. , karena M Tabrani juga seorang jurnalis.

Sejarawan Pamekasan dari Yayasan Pakem Maddu, Sulaiman Sadiq menilai, keputusan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam untuk mendukung usulan M Tabrani sebagai Pahlawan Nasional merupakan keputusan yang sangat tepat, karena selain perannya yang sudah tercatat dalam sejarah, di satu sisi juga bisa memperkuat identitas Pamekasan dan Madura secara umum. di kancah perjuangan kemerdekaan nasional.


Source