Buruh Migran Luar Negeri Diminta Tunda Lebaran 2021 Mudik

    Laporan Jurnalis Tribunnews, Larasati Dyah Utami

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah mengimbau kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang saat ini sedang bekerja dan berada di berbagai negara penempatan agar didorong untuk menunda mudiknya pada Lebaran tahun ini.

    Menaker Ida mengatakan, meski pandemi Covid-19 terus diatasi dan program vaksin sedang berjalan, situasinya belum sepenuhnya kondusif.

    Selain itu, perjalanan yang sangat jauh dari negara penempatan ke Indonesia memungkinkan PMI tertular Covid-19.

    Baca juga: Buruh Migran asal Indramayu Sakit di China, Keluarga Kekurangan Rp 57 Juta

    “Tentu banyak PMI yang mau pulang karena merindukan keluarga, ibu, bapak, dan kerabat lainnya di kampung halaman. Pada kesempatan kali ini saya sangat berharap niat pulang ditunda dulu,” kata Menaker. Ida di Jakarta, Minggu (18/4/2021).

    Ida mengatakan jika TKI nekat pulang, dikhawatirkan kemungkinan tertular Covid-19 dalam perjalanan sangat besar, yang bisa berdampak pada kesehatan di Tanah Air.

    “Karena lama dan lama penerbangan ke tanah air. Sayang jika nanti keluarga di desa terpengaruh,” kata Menkaer Ida.

    Baca juga: Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Larangan Mudik Lebaran 2021 Dinilai Benar

    Lagipula, jika mudik usai dan kemudian ingin kembali bekerja, belum tentu negara tujuan akan memperbolehkan PMI masuk kembali.

    Kalaupun diperbolehkan, tidak mudah untuk lulus karena persyaratannya sangat ketat.

    “Teman-teman harus lulus tes PCR, karantina selama 2 minggu, dan seterusnya,” ucapnya.




    Source