Call of Duty: Warzone Melebihi 100 Juta Pemain

Call of Duty: Warzone dirilis pada 10 Maret 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Call of Duty: Warzone mencatatkan tonggak sejarah dengan melampaui 100 juta pemain secara global untuk pertama kalinya. Game tersebut dirilis pada 10 Maret 2020.

“Seratus juta pemain dan terus bertambah. Terima kasih sudah mampir. Ini bukan #Warzone tanpamu,” cuit akun resmi Call of Duty, Rabu (21/4).

Di situs resminya, penerbit game Call of Duty: Warzone, Activision, juga mengumumkan bahwa game tersebut telah mencetak 28 miliar pertandingan. Activision pun membeberkan pencapaian penjualan game Call of Duty secara keseluruhan.

“Sambil merayakan banyaknya pemain yang telah memasuki Warzone, kami juga melewati tonggak penting lainnya di seluruh franchise. Lebih dari 400 juta game Call of Duty premium telah terjual sejak Call of Duty pertama diluncurkan pada bulan Oktober 2003, hingga rilis terbaru. Call of Duty: Black. Ops Cold War pada November 2020, “kata Activision.

Call of Duty: Warzone, menurut Twitchmetrics seperti dikutip Dotesports, juga mempertahankan kehadiran yang kuat di Twitch, peron layanan video streaming langsung untuk permainan. Permainan itu dengan menduduki permainan urutan kelima paling populer di peron selama sebulan terakhir.

Permainan ini memiliki rata-rata lebih dari 105.062 penonton di Twitch. Ini memuncak pada hampir 319.000 penonton selama 30 hari terakhir.

Pengumuman 100 juta pemain datang sehari sebelum Call of Duty: Black Ops Cold War dan update Warzone dirilis. “Ini musim ketiga Black Ops Cold War dan Warzone, resmi diluncurkan pada 22 April,” tulis laman Call of Duty.

Pembaruan musim ketiga mencakup empat peta multipemain dan enam senjata baru, menjanjikan lebih banyak konten gratis.

sumber: antara




Source