Cerita Menteri Sosial Risma tentang sulitnya penyaluran bantuan di NTT

    Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Sosial Tri Rismaharini berbagi pengalamannya mengamati kawasan bencana banjir bandang di Nusa Tenggara Timur.

    Minimnya transportasi telah menghambat perpindahan Risma dari satu daerah yang terkena bencana ke daerah lain di NTT. Risma mengaku kesulitan membawa barang bantuan ke daerah yang rusak parah, seperti Kecamatan Adonara di Kabupaten Flores Timur, NTT.

    “Karena transportasinya susah, jadi kita juga kesulitan bawa barang ke sana seperti itu. Misalnya di Adonara misalnya di Adonara tidak ada runwaynya misalnya tidak dipakai untuk yang namanya runway pesawat,” ucapnya. Risma di kantor Kementerian Sosial, Jln Salemba Raya Jakarta. Center, Rabu (7/4/2021).

    Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG di 33 Kota, Kamis 8 April 2021: Jakarta Pusat Potensi Hujan Petir

    Sehingga pendistribusian barang bantuan dilakukan secara manual yang mengakibatkan keterlambatan.

    Akibat keterlambatan ini, bahkan Risma dimarahi warga yang menjadi korban bencana tersebut. Risma tidak merincikan warga sekitar mana yang pernah memarahinya.

    Baca juga: Info Cuaca BMKG Kamis, 8 April 2021, 22 Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Lebat

    Meski berstatus menteri, Risma ingin menjelaskan kepada warga kendala yang dihadapinya dalam menyalurkan bantuan.

    “Saya menjelaskan kemarin bahwa saya juga dimarahi kemarin ya, saya juga menjelaskan bahwa kami tidak ogah-ogahan tapi kami tidak bisa datang ke sini,” kata Risma.

    Warga akhirnya ingin memahami kendala yang dihadapi Risma dan jajaran Kementerian Sosial dalam menyalurkan bantuan.

    Baca juga: Penanganan Banjir Bandang, Kepala BNPB Kunjungi Lokasi Terdampak di Alor

    “Sebenarnya saya ingin langsung dari Bima ke Adonara, tapi tidak bisa terbang karena cuaca kurang bagus. Makanya saya jelaskan ke warga. Jadi akhirnya mereka paham,” kata Risma.

    Mantan Wali Kota Surabaya itu mengatakan cuaca menjadi kendala dalam penyaluran bantuan.

    Ia mengaku membawa barang bantuan dari Maumere melalui jalan darat menuju Larantuka. Lalu untuk Adonara, Kementerian Sosial terkendala cuaca ekstrem.

    “Wah, kita tidak bisa menyeberanginya, karena cuacanya sedang tidak bagus. Saat itu saya ngotot, Saudara tinggal menyeberang saja. Seperti itu, masalah yang terjadi adalah pengangkutan barang. Kalau penyediaan barang. sebenarnya sangat mudah, “pungkasnya. Risma.

    Baca juga




    Source