China Menutup Aplikasi Didi Karena Dugaan Pelanggaran Data

Pengawas siber China mengatakan Didi secara ilegal mengumpulkan data pribadi pengguna

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING — Otoritas Pengawas Cyber ​​China memesan layanan aplikasi transportasi transportation on line Didi dihapus dari aplikasi di semua ponsel. Ini terjadi karena China menemukan aplikasi Didi telah mengumpulkan data pribadi pengguna secara ilegal.

“Kami telah memberi tahu Didi untuk melakukan perubahan untuk mematuhi aturan perlindungan data China, empat hari setelah Didi mulai berdagang di Bursa Efek New York, setelah mengumpulkan US$4,4 miliar dalam penawaran umum perdana. Penyelidikan terhadap Didi untuk melindungi keamanan dan kepentingan nasional. publik,” kata China Cyber ​​Surveillance Authority, dikutip Reuters, Senin (5/7).

Aplikasi Didi mengatakan telah berhenti mendaftarkan pengguna baru dan akan menghapus aplikasi dari app store. Didi mengatakan akan melakukan perubahan untuk mematuhi aturan dan melindungi hak pengguna.

“Kami mengikuti prosedur yang ketat dalam mengumpulkan, mentransmisikan, menyimpan, dan menggunakan data pengguna sesuai dengan kebijakan keamanan dan privasi data kami,” katanya.

China telah menekan raksasa teknologi domestiknya atas masalah antimonopoli dan keamanan data. Didi App didirikan oleh Will Cheng pada tahun 2012. Perusahaan ini sebelumnya tunduk pada pengawasan peraturan di China untuk keamanan dan lisensi operasinya.

sumber: Reuters



https://www.republika.co.id/berita/qvs4wo459/china-tutup-aplikasi-didi-karena-tuduhan-pelanggaran-data