Cirebon Power Raih Penghargaan Tax Exemplary

REPUBLIKA.CO.ID,CIREBON – Konsorsium Pembangkit Listrik Cirebon Power kembali meraih penghargaan teladan pajak di Kabupaten Cirebon. Penghargaan ini merupakan yang ketiga kalinya diraih oleh PT Cirebon Electric Power (CEP) secara berturut-turut.

Penganugerahan tersebut disampaikan Bupati Cirebon M Imron di sebuah hotel di Cirebon, Kamis (8/4).

Imron mengatakan, penghargaan tersebut merupakan salah satu bentuk motivasi pemerintah daerah terhadap wajib pajak. Mudah-mudahan bisa patuh membayar pajak tepat waktu.

Imron mengungkapkan, penerimaan perpajakan sangat berkontribusi dalam mendukung laju pembangunan di Kabupaten Cirebon. Oleh karena itu, pihaknya memberikan apresiasi kepada para wajib pajak yang selalu patuh dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.

“Saya juga mengajak wajib pajak lain untuk membayar pajak tepat waktu,” kata Imron.

Sementara itu, Stakeholder Relations Manager Cirebon Power, Petrus Sihono, mengatakan pihaknya telah mendapatkan penghargaan pajak teladan sejak 2018. Dengan penghargaan kali ini lagi, PT CEP berhasil meraih penghargaan tersebut sebanyak tiga kali berturut-turut.

“Penghargaan pajak teladan ini kami terima setiap tahun, sejak 2018,” kata Petrus.

Menurut Petrus, penghargaan tersebut menunjukkan pihaknya mematuhi aturan yang ditetapkan pemerintah daerah. Salah satunya dengan patuh membayar pajak.

Petrus berharap pajak yang dibayarkan oleh seluruh wajib pajak dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Cirebon. Pihaknya juga mendorong wajib pajak lain untuk membayar pajak tepat waktu.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah, Erus Rusamana mengatakan pencapaian perpajakan Kabupaten Cirebon pada tahun 2020 telah melebihi target yang telah ditetapkan. Dari target penerimaan perpajakan sebesar Rp 200 miliar bisa tercapai Rp 223 miliar. “Jadi penerimaan pajak tahun lalu sekitar 111 persen,” kata Erus.

Erus menuturkan pencapaian yang melebihi target tersebut karena banyaknya wajib pajak yang patuh dalam membayar pajak. Apalagi, akhir tahun lalu, industri sektor pariwisata seperti hotel dan restoran mulai bangkit kembali.

“Untuk tahun ini target penerimaan pajak kita naik menjadi Rp 259 miliar,” kata Erus.


Source