Citi Memastikan Layanan Pelanggan Tidak Berubah

Proses penjualan bisnis sebuah perusahaan membutuhkan proses yang cukup lama.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Citi Indonesia kembali menegaskan bahwa pelayanan kepada konsumen konsumen tidak berubah. Ini menyusul pengumuman perusahaan yang akan memulai proses bisnis penjualan bank konsumen setelah pengumuman bahwa Citigroup akan gulung tikar bank konsumen di 13 negara, termasuk Indonesia.

CEO Citi Indonesia Batara Sianturi mengatakan selama proses penjualan, operasional bisnis konsumen, termasuk kantor cabang, pusat panggilan, dan layanan digital akan tetap berjalan seperti biasa. “Pelanggan kami akan terus mendapatkan layanan yang berkualitas seperti yang mereka terima dari semua produk dan layanan kami,” ujarnya dalam keterangan resmi seperti dikutip, Senin (19/4).

Citi Indonesia akan terus beroperasi di Indonesia melalui unit Institutional Clients Group (ICG), termasuk Treasury and Trade Solutions (TTS), Markets and Securities Services / Custodian, Banking Capital Market Advisory (BCMA) untuk nasabah institusi yang terdiri dari perusahaan lokal. , Pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), lembaga keuangan dan perusahaan multinasional, Citi Commercial Bank (CCB), dan jasa pasar modal melalui PT Citigroup Sekuritas Indonesia.

Menurutnya, Citi memiliki bisnis konsumen yang kuat dan menguntungkan di Indonesia serta memiliki tim yang terampil dan berdedikasi tinggi. “Citi akan terus berupaya memberikan hasil yang terbaik bagi nasabah dan karyawan kami,” ujarnya.

Batara menjelaskan proses penjualan akan memakan waktu dan Citi akan mengejar proses strategis yang dilakukan bijaksana dan secara sistematis melalui koordinasi yang erat secara terus menerus dengan kantor pusat, pemangku kepentingan dan regulator seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta akan memberikan informasi terkini jika ada perkembangan lebih lanjut terkait proses tersebut.

Kegiatan bisnis Citi di Indonesia meliputi kartu kredit, pinjaman tanpa jaminan, kantor cabang ritel, layanan wealth management (manajemen kekayaan), layanan nasabah perbankan individu yang terdiri dari Citigold, Citi Priority dan Citi Banking, layanan perbankan digital, bancassurance, dan layanan perbankan melalui telepon atau CitiPhone, operasi konsumen, dan lainnya.

Citi telah hadir di Indonesia sejak 1968 dengan tim yang berdedikasi dan basis klien yang kuat. Saat ini, Citi melayani 90 persen dari 20 perusahaan terbesar di Indonesia dan tahun lalu mengumpulkan lebih dari US $ 10 miliar dana untuk kliennya.




Source