Conte Menjelaskan Resep Inter Menang Serie A Musim Ini

Dengan skor 82 dan empat laga tersisa, Inter tak lagi dikawal Atalanta di puncak klasemen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Inter Milan dipastikan menjadi juara Liga Italia Serie A musim 2020/2021 setelah Atalanta menang imbang melawan Sassuolo, Minggu (2/5). Secara matematis dengan skor 82 dan empat laga tersisa, Inter tidak lagi tertahan di puncak klasemen oleh Atalanta yang mengoleksi 69 poin.

Pelatih Inter Antonio Conte menjelaskan perubahan dalam pendekatannya untuk menjadikan Inter pemenang. Menurutnya, salah satunya adalah mengetahui kapan harus menekan.

“Saya pikir langkah yang kami buat musim ini membawa kami ke gelar dan kami harus menikmati momennya, langkah-langkah yang ingin dilakukan para pemain ini. Kami memiliki empat pertandingan tersisa untuk menikmati momen ini, “kata Conte pada program tersebut Rai 90 Minuto, dikutip Sepak Bola Italia.

Inter telah menjadi mesin pemenang sejak November, hanya kalah satu kali di Serie A. Menurut Conte, perubahan Inter adalah pada taktik yang bergantian dengan situasi selama pertandingan berlangsung. Inter terkadang melangkah lebih dalam dan kemudian menciptakan ruang dalam transisi. Terkadang Inter dengan sengaja mengundang lawan untuk menyerang agar mendapat kesempatan melancarkan serangan balik.

“Tim benar-benar berkembang dalam pengertian itu, dan dalam satu musim Anda harus bisa mengambil pendekatan yang berbeda sehingga tidak bisa diprediksi,” kata Conte.

Dia menekankan bahwa sebuah tim tidak selalu bisa hanya menyerang atau bertahan. Baginya, ini tentang mengetahui kapan harus bertahan dan mendorong.

“Di situlah kami menjadi lebih baik, dalam membaca permainan dan mengetahui momen-momen itu,” kata Conte.

Ia menegaskan bahwa tim tidak bisa menekan selama 90 menit tanpa henti. Lawan di Italia akan belajar dan mencari cara untuk menetralkan kekuatan satu tim.

“Jika Anda bersabar dan menunggu saat yang tepat untuk menyerang, dan memiliki tim dengan kondisi fisik yang baik, Anda tahu bahwa cepat atau lambat lawan akan kehilangan intensitas,” kata Conte.

Conte mempersembahkan gelar ini kepada istri dan putrinya, serta saudara laki-laki saya. Dia juga berterima kasih kepada Lele Oriali, sosok yang dia sebut begitu penting dan paling mempengaruhinya selama bertahun-tahun. Oriali adalah asisten Conte yang pernah bersamanya di tim nasional Italia dan kini mengikutinya ke Inter.




Source