Covid-19 Satgas: Anak Usia Dini dan Anak SD Perlu Pendampingan dalam Pelaksanaan Lokakarya Kesehatan saat Tatap Muka

    Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Anggota Satgas Nasional Penanganan Covid-19 Sub Bagian Mitigasi, Falla Adinda mengatakan, siswa sekolah yang berada di level terkecil membutuhkan bimbingan dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas.

    Falla mengatakan anak-anak di tingkat PAUD dan SD membutuhkan bimbingan dalam menerapkan protokol kesehatan.

    “Masalah akan datang nanti ketika anak-anak masih kecil. Seperti playgroup, PAUD, atau SD yang masih belia, anak-anak harus dibimbing lebih jauh lagi. Agar sesuai dengan protokol kesehatan,” kata Falla dalam Talkshow Pendidikan. di Periode Pandemi. disiarkan saluran Youtube Kemdikbud Karakter Cerdas, Rabu (7/4/2021).

    Menurut Falla, siswa di jenjang yang lebih tinggi lebih mudah dalam menanamkan ketaatan dalam melaksanakan protokol kesehatan.

    Baca juga: Kasus Covid-19 di Piala Menpora 2021, PT LIB: Ada pemain yang kena

    Penerapan protokol kesehatan yang ketat harus dilaksanakan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah ketika pembelajaran tatap muka dibatasi.

    “Bagi yang mungkin sudah dewasa, seperti misalnya kelas 6 SD, kelas 1 SMP, kelas 1 SMA bisa kami suruh untuk mengemban tanggung jawab yaitu menjaga orang lain dan menjaga diri sendiri,” kata Falla .

    Baca juga: Pembaruan Vaksinasi: 13 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Telah Disuntikkan

    Ia menilai banyak aspek yang perlu disiapkan oleh guru dan orang tua untuk mengikuti pembelajaran tatap muka yang terbatas.

    “Jadi banyak yang harus diperhatikan dan juga harus dilakukan untuk orang tua, anak-anaknya juga. Apalagi untuk anak kecil,” pungkas Falla.

    Seperti diketahui, Pemerintah akhirnya memutuskan untuk mengadakan pembelajaran tatap muka terbatas untuk satuan pendidikan di Indonesia.

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan sekolah wajib menerapkan pembelajaran tatap muka terbatas, setelah semua pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah tersebut divaksinasi.

    Baca juga: Mutasi Virus Covid-19 Semakin Meningkat, Berikut Langkah yang Harus Dilakukan

    “Setelah pendidik dan tenaga kependidikan di satu sekolah telah divaksinasi secara lengkap. Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, atau Dinas Agama mewajibkan, ya mewajibkan satuan pendidikan untuk memberikan pelayanan pembelajaran tatap muka terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan, kata Nadiem dalam konferensi pers virtual. , Selasa (30/3/2021).

    Keputusan ini diambil melalui Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tentang Pedoman Pelaksanaan Pembelajaran dalam Pandemi Penyakit Coronavirus 2019 (Covid-19).

    Berita Terkait




    Source