Danrem: Pengecer Pupuk Illegal Akan Ditangkap

Sumbawa Besar, Gaung NTB – TNI AD ternyata tidak main-main dalam membantu dan melayani masyarakat khususnya petani dalam mengawal ketahanan pangan hingga masalah pendistribusian pupuk. Ditemui Gaung NTB, di kantor Bupati Sumbawa belum lama ini, Danrem 162 Wira Bhakti, Kolonel CZI Lalu Rudy Irham Srigede, mengatakan pihaknya akan tetap mengawal dan mengawasi proses penjualan pupuk kepada petani untuk menjaga proses tanam. Jika ditemukan pengecer illegal harap dilaporkan untuk segera diamankan (ditangkap).

Menurut Danrem, saat ini tidak ada pupuk bersubsidi dari pemerintah, mengingat tahun kemarin terjadi permainan di tingkat lapangan. Meski demikian pihaknya juga akan meninjau dan melihat legalitas penjual atau pengecer pupuk melalui masing –masing Babinsa, agar tidak terjadi salah tangkap. Selaku Danrem, ia telah perintahkan semua jajarannya untuk melakukan pemetaan ketersediaan pupuk untuk setiap daerah yang ada di NTB ini, termasuk jumlah pengecer dan Distributor pupuk yang resmi. Jika data tersebut valid maka pihaknya akan mudah melakukan pemantauan.

Dalam hal ini ia menghimbau semua pihak agar tidak mempermainkan ketersediaan pupuk. Hal itu penting bagi keberlangsungan nasib petani ke depan. “Jika petani sukses, rakyat yang lain juga ikut merasakannya,” tegasnya.