Data dan Fakta Duel Italia Vs Turki di Euro 2020

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA — Dalam hitungan jam, pertandingan pembuka Piala Eropa (Euro) 2020 berlangsung. Tentu saja laga ini melibatkan tim-tim di Grup A.

Italia menjamu Turki, di Stadion Olimpico, Roma, Sabtu (12/6) dini hari WIB. Kutipan dari uefa.com, berikut beberapa data dan fakta tentang duel kedua kubu.

– Italia tidak terkalahkan dalam 10 pertemuan melawan Turki. Rinciannya, Gli Azzurri menang dalam tujuh laga, dan tiga duel berakhir imbang.

– Sejak 1980, Italia hanya kalah sekali dalam delapan turnamen Piala Eropa pertama mereka. Selebihnya, dalam tujuh kesempatan, Gli Azzurri mengoleksi tiga kemenangan, dan imbang dalam empat laga.

– Satu-satunya kekalahan Italia di Piala Eropa perdana adalah pada 2008. Saat itu, Gli Azzurri yang tergabung dalam Grup C ditekuk Belanda tiga gol tanpa balas.

– Duel di Roma akan menjadi pertemuan pertama kedua tim di pentas Piala Eropa, setelah 20 tahun berlalu. Sebelumnya, Italia dan Turki bertemu di Euro 2000. Saat itu, Gli Azzurri unggul tipis 2-1 atas The Crescent-Stars.

– Ini adalah kampanye Eropa kelima Turki sejak memulai debutnya pada tahun 1996.

– Turki lolos ke Euro 2020, setelah menempati posisi kedua di Grup H, di belakang Prancis. Namun saat berhadapan dengan Les Bleus, pasukan polesan Senol Gunes tidak pernah kalah. Saat berada di kandang, The Crescent-Stars unggul 2-0. Giliran tampil di Paris, kedua tim bermain imbang 1-1.

– Turki hanya kebobolan tiga gol selama kualifikasi Euro 2020. Itu rekor pertahanan terbaik bersama Belgia. Merih Demiral dkk mencatatkan delapan clean sheet, lebih banyak dari tim lainnya.

– Ini akan menjadi pertandingan kedua timnas Turki di Stadio Olimpico, Roma. Sebelumnya pada 17 Maret 1954, The Crescent-Stars bermain imbang 2-2 dengan Spanyol di arena. Alhasil, Turki lolos ke Piala Dunia di tahun yang sama.

Terkait

Sudah Negatif Covid-19, Llorente Kembali ke Timnas Spanyol

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie.

Walikota Tangsel Larang Warga Nobar Euro 2020

Pemain tim nasional muda Inggris Bukayo Saka.

Saka Sering Menonton Rashford, Sterling dan Harry Kane beraksi

Bintang timnas Portugal, Cristiano Ronaldo.

Motivasi Ronaldo di Euro Seperti 2004

Bek Inggris Harry Maguire.

Maguire mulai berlatih tetapi masih ragu muncul



https://www.republika.co.id/berita/quj4ds438/data-dan-fakta-seputar-duel-italia-vs-turki-di-euro-2020