Depok Buat Panduan Isoman OTG COVID-19

    Pasien OTG wajib memakai masker setiap keluar ruangan.

    REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok mengeluarkan pedoman kegiatan isolasi mandiri (isoman) bagi pasien Covid-19 tanpa gejala. Pasien disarankan menjalani isomanisme di rumah dan diminta memperhatikan beberapa pedoman kegiatan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

    “Selama isomanisme di rumah, ada kegiatan yang harus dilakukan, boleh dilakukan, dan tidak boleh dilakukan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Novarita di Balai Kota Depok, Jumat (9/7).

    Menurut Novarita, kegiatan yang harus dilakukan antara lain menginap di kamar dan dihubungi melalui media komunikasi. Kemudian, cuci tangan dengan sabun atau gunakan hand sanitizer sesering mungkin, dan gunakan masker dengan benar saat meninggalkan ruangan atau ruangan.

    “Kemudian jaga kebersihan ruangan dan rutin disinfeksi area ruangan yang sering disentuh dan laporkan kondisi kesehatan setiap hari kepada petugas pemantau melalui Whatsapp,” jelasnya.

    Ia menambahkan, kegiatan yang bisa dilakukan saat isoman adalah membawa laptop, jajan, atau membaca buku. Kemudian, berkomunikasilah melalui ponsel dan lakukan aktivitas positif seperti beribadah, berolahraga, membaca, atau menonton.

    Sedangkan kegiatan yang tidak boleh dilakukan antara lain keluar kamar, menerima tamu, menggunakan barang yang sama dengan orang lain, melakukan kegiatan yang mengganggu orang lain, dan merokok, jelas Novarita.

    Novarita melanjutkan, masa isolasi dilakukan selama 10-14 hari sejak terkonfirmasi positif. Selama isolasi, petugas kesehatan akan memantau melalui WhatsApp. “Selama isolasi, pasien juga diharuskan makan makanan seimbang, cukup istirahat, olahraga, cukup terpapar sinar matahari, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” pungkasnya.



    https://www.republika.co.id/berita/qvzflt328/depok-buat-panduan-isoman-otg-covid19