Deputi Gubsu Klaim BOR di DKI Mundur

    Saat ini okupansi di ICU mencapai 89 persen.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan tingkat hunian tempat tidur (BOR) pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan di ibu kota kembali menurun. Ariza mengatakan, saat ini okupansi di ICU mencapai 89 persen.

    Alhamdulillah, tempat tidur (isolasi) turun lagi, yang digunakan sekarang hanya 73 persen. Semoga dalam waktu dekat akan terjadi penurunan ketersediaan tempat tidur. Ruang ICU juga mengalami penurunan hingga 89 persen, semoga terus berkurang,” kata Ariza di Universitas Nasional, Jakarta Selatan, Senin (26/7).

    Selain itu, lanjutnya, pasokan obat-obatan untuk pasien Covid-19 dalam kondisi mencukupi. Termasuk ketersediaan tabung oksigen.

    “Alhamdulillah obat-obatan, oksigen aman, tidak ada kendala berarti,” ujarnya.

    Ariza juga meminta seluruh masyarakat untuk selalu ketat mematuhi protokol kesehatan dan tetap berada di rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak. Hal itu, jelasnya, untuk menekan laju penyebaran virus corona di Jakarta.

    “Jadi ini semua kalau kita bisa stay at home menerapkan protokol kesehatan 5M dan juga melaksanakan PPKM Level 4 secara disiplin dan bertanggung jawab, insya Allah kita bisa mengurangi penularan Covid di DKI Jakarta,” ujarnya.

    Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengungkapkan kondisi okupansi IGD di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di ibu kota mulai berangsur menurun. Namun, Anies tidak merinci hal tersebut.

    Dia hanya mengatakan saat ini semakin banyak ruang kosong di ruang gawat darurat rumah sakit. “Sekarang di IGD banyak yang kosong. Di IGD kita sudah ada yang kosong. Jadi kalau melihat laporan dari rumah sakit, jumlah UGD sudah tidak penuh lagi,” kata Anies dalam webinar, Minggu ( 25/25). 7).



    https://www.republika.co.id/berita/qwues6335/wagub-klaim-bor-di-dki-kembali-turun