Desa Kreatif Condet Solusi Pemulihan Ekonomi

    Daerah Condet dikenal memiliki hubungan yang erat dengan budaya Betawi.

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI berharap Kampung Kreatif Kawasan Condet menjadi solusi dalam pemulihan ekonomi masyarakat, pasca pandemi selama hampir dua tahun. Insya Allah desa kreatif ini akan menginspirasi mereka yang diharapkan mampu memecahkan masalah dan membawa manfaat bagi masyarakat.

    “Semoga terus berkembang dan menjadi solusi bagi pemulihan ekonomi masyarakat sekitar, membuka lapangan kerja dan mendukung visi nasional yaitu membangun Indonesia dari desa,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Minggu ( 12/12).

    Kampung Kreatif Kawasan Condet diresmikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Sandiaga Uno, Minggu (12/12) ini. Oleh karena itu, Riza mengatakan, Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh dan siap mensukseskan keberadaan program Kampung Kreatif di kawasan Condet. Ia berharap seluruh masyarakat Jakarta khususnya para penggiat desa kreatif dapat benar-benar menjaga semangat dan daya tahannya dalam merawat dan mengembangkan desa kreatif yang ia sebut muncul dari semangat ekonomi kerakyatan ini.

    “Itu tidak lepas dari nilai dan semangat warganya, sehingga mereka bisa mengembangkan ide-ide yang intinya memberikan hal-hal yang bermanfaat dan menarik bagi orang lain,” ujarnya.

    Dengan kata lain, lanjutnya, desa atau desa kreatif merupakan kemaslahatan umum yang diharapkan dalam jangka pendek dan jangka panjang mampu melahirkan ekosistem ekonomi sosial budaya masyarakat yang berkelanjutan.

    “Dukungan pemulihan ekonomi juga dilakukan oleh pemerintah dengan mendorong terbentuknya Desa Kreatif di beberapa daerah/provinsi, yang dapat dijadikan sebagai strategi untuk menarik wisatawan nusantara maupun mancanegara untuk menggerakkan perekonomian desa/kelurahan dan daerah pada umumnya. ,” dia berkata.

    Lebih lanjut Riza menjelaskan, pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor strategis perekonomian Indonesia. Peresmian Kawasan Condet sebagai Desa Kreatif, di Pusat Kebudayaan, Desa Kreatif Condet, Jakarta Timur, juga diisi dengan sosialisasi nasional Keputusan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Nomor KM/ 107/KD.03/2021 Tahun 2021 tentang Pedoman Pengembangan Desa Kreatif.

    Menparekraf Sandiaga Uno mengapresiasi prakarsa Asosiasi Desa Kreatif Indonesia (ADKI) dalam menyelenggarakan sosialisasi nasional Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tersebut. Diharapkan dapat menjadi acuan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, asosiasi, akademisi, swasta dan semua pihak terkait dalam mendukung pengembangan desa kreatif, seperti kawasan Condet.

    “Kami bersyukur Keputusan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia tentang Pengembangan Desa Kreatif dapat dilaksanakan di tengah pandemi. Kami ingin segera bangkit dan melihat sisi kreatif desa di seluruh Indonesia. Tidak hanya di luar kota tapi juga seperti Condet ini yang berada di tengah-tengah masyarakat perkotaan,” ujar Sandy.

    Kawasan Condet dikenal memiliki hubungan yang erat dengan Budaya Betawi di Jakarta dan memiliki potensi yang tinggi untuk budaya religi, pendidikan, agrowisata, ekowisata, seni dan juga kearifan lokal masyarakat yang didukung oleh wisata sejarah.

    Pusat Kebudayaan Condet yang menjadi tempat penyelenggaraan acara ini juga merupakan destinasi wisata yang potensial. Juga menjadi wadah bagi masyarakat khususnya seniman seni untuk berkarya dan mengembangkan seni budaya Betawi di bawah pengelolaan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta.

    Desa kreatif adalah kawasan dalam wilayah administrasi desa/kelurahan yang masyarakatnya telah mengembangkan produk unggulan pada satu atau lebih dari 17 subsektor ekonomi kreatif yang memberikan nilai tambah dan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi desa. Berdasarkan tingkat perkembangannya, desa kreatif dibagi menjadi empat kategori, yaitu inisiatif, produktif, inovatif dan berkelanjutan.

    Pembagian kategori tersebut didasarkan pada beberapa indikator yaitu produk, pemasaran, sumber daya manusia, pendampingan dan kolaborasi, institusi, infrastruktur, digital dan financial technology.

    sumber : Antara



    https://www.republika.co.id/berita/r4128y396/kampung-kreatif-condet-jadi-solusi-pemulihan-ekonomi