Desa Sepakat Wakili Sumbawa Dalam Perlombaan KRPL

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Ketahanan pangan pada saat ini telah menjadi isu global, Terpenuhinya pangan bagi setiap rumah tangga merupakan tujuan sekaligus sebagai sasaran dari ketahanan pangan yang ada di daerah maupun secara nasional. Oleh karenanya pemanfaatan pangan dapat dimulai dari tingkat rumah tangga yakni dengan Pemanfaatan pekarangan rumah atau lebih dikenal dengan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).
Dibeberapa tempat dikabupaten sumbawa sudah hampir maksimal dalam memanfaatkan pekarangannya seperti KRPL yang berada di Desa Sepakat Kecamatan Plampang yang ditunjuk oleh kantor ketahanan pangan untuk mengikuti perlombaan krpl tingkat provinsi yang akan dinilai oleh tim dari Badan Ketahanan Pangan Provinsi.
Ditemui Gaung NTB Kamis (15/09) Ketua Tim Penilaian Perlombaan KRPL, Yeni Wahyuni SP.,MM Mengatakan bahwa ada beberapa aspek yang dinilai dalam perlombaan tersebut, yakni mulai dari aspek administrasinya seperti apa struktur kepengurusannya, permodalan dan SDM nya sedangkan untuk aspek teknisnya terdiri dari unsur tanaman pekarangannya dimana disana.harus tersedia apotek hidupnya, warung hidupnya (sayuran), lumbung hidup (buah-buahan), dan tanaman sumber karbohidrat. Terangnya
Selain itu juga aspek estetika atau keindahan dari tanaman yang berada dipekarangan juga menjadi bagian dari penilaian bagaimana penataan tanaman yang dipekarangan dan kesinambungannya harus tetap terjaga. Terang Yeni
Sambung Yeni_karena ini merupakan perlombaan tingkat provinsi maka satu kabupaten hanya diwakili oleh 1 kelompok krpl saja, kedepannya berharap bahwa krpl yang ada di Desa Sepakat dapat terus ditingkatkan apalagi pada saat ini mereka sudah membangun kemitraan dengan para pedagang tentunya itu akan menajadi nilai tambah dalam perekonomian. Paparnya
Sementara itu Kepala Kantor Ketahanan Pangan, Ir Surya Darmasyah mengatakan bahwa perlombaan krpl tersebut merupakan perlombaan yang rutin dilakukan setiap tahunnya, yang menjadi aspek penilaian yakni bagaimana pengoptimalan kawasan krpl secara utuh, dan Kabupaten sumbawa sudah menjadi tradisi untuk menjadi juara dalam perlombaan tersebut bahkan sudah 3 kali berturut mendapatkan juara 1 dalam perlombaan tersebut. Terangnya
Sebenarnya tujuan utama pemanfaatan pekarangan memiliki fungsi multiguna sehingga itu dijadikan perlombaan, karena dari lahan yang relatif sempit dapat ditanami berbagai macam tanaman antara lain tanaman hias untuk mempercantik tempat tinggal, juga tanaman bahan pangan seperti umbi-umbian, sayur, buah-buahan, tanaman rempah dan obat, serta bahan pangan hewani yang berasal dari unggas, ternak kecil maupun ikan, sehingga manfaat yang akan diperoleh dari pengelolaan pekarangan yakni dapat memenuhi kebutuhan konsumsi dan gizi keluarga, menghemat pengeluaran, dan juga memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga. Papar Ir Darmasyah
Sambung Ir Darmasyah_maka kedepannya konsep Model Kawasan Rumah Pangan Lestari yang merupakan himpunan dari Rumah Pangan Lestari (RPL) yaitu rumah tangga dengan prinsip pemanfaatan halaman/pekarangan yang ramah lingkungan dan dirancang untuk pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi keluarga, diversifikasi pangan berbasis sumberdaya lokal, pelestarian tanaman pangan untuk masa depan serta peningkatan pendapatan yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk menjaga keberlanjutannya, pemanfaatan pekarangan dalam konsep model KRPL dilengkapi dengan kelembagaan kebun bibit Desa, Unit pengolahan serta pemasaran untuk penyelamatan hasil yang melimpah. Tuturnya
Masih Kata Ir Darmasyah_Optimalisasi pemanfaatan pekarangan melalui konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) salah satu program unggulan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumberdaya wilayah. Kegiatan KRPL ini juga diarahkan untuk pemberdayaan kemampuan kelompok wanita tani (KWT) dan membudayakan pola konsumsi pangan yang berbasis B2SA. Upaya ini juga dilaksanakan dengan membudidayakan berbagai jenis umbi (sebagai sumber karbohidrat), sayuran dan buah (sebagai sumber vitamin dan mineral), dan ternak/ikan (sebagai sumber protein hewani dan nabati). maka untuk itu melalui perlombaan tersebut masyarakat harus sadar akan pentingnya konsep pemanfaatan pekarangan sehingga percepatan penganekaragaman konsumsi masyarakat dapat tercapai. Tandasnya