Detasemen 88 Total Tahan 53 Teroris

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKRTA — Operasi pencegahan dan pemberantasan terorisme yang dilakukan Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri terus berlanjut. Hingga Kamis (19/8), total 53 terduga teroris yang ditangkap.

    “Sejauh ini, 53 tersangka teroris telah ditangkap oleh Densus 88 Antiteror,” kata Kepala Bagian Penerangan Masyarakat (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

    Sebanyak 48 terduga teroris ditangkap anggota Densus 88 Antiteror Polri di 11 provinsi dalam operasi pencegahan dan pemberantasan terorisme sepanjang Kamis (12/8) hingga Senin (16/8). Kesebelas provinsi tersebut adalah Jawa Barat, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Jawa Timur, Maluku, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Lampung, Banten, Sulawesi Selatan, dan Jambi.

    Dari 48 target teroris yang ditangkap, lima tersangka masih dalam pengejaran. Dua di antaranya berada di Jawa Timur, masing-masing satu di Jawa Barat, Maluku, dan Sumatera Utara.

    Selain itu, dalam operasi pencegahan dan pemberantasan terorisme ini, personel Densus 88 Antiteror juga mengungkap yayasan Syam Organizer yang menjadi sumber penggalangan dana untuk kelompok teroris Jamaah Islamiah (JI).

    Seluruh tersangka yang ditangkap Densus 88 tersebut terbagi menjadi dua kelompok teroris. Mereka adalah jaringan JI dan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

    https://repjabar.republika.co.id/berita/qy2kh0484/densus-88-total-ringkus-terduga-teroris-53-orang