Dewan Riset Daerah Resmi Dilantik

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Pemerintah Kabupaten Sumbawa secara resmi melantik Dewan Riset Daerah (DRD) Kabupaten Sumbawa periode 2017-2021. Dimana pelantikan yang berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati Sumbawa dihadiri oleh Ketua Dewan Riset Daerak Provinsi NTB, Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Pimpinan OPD Lingkup Pemkab Sumbawa, Senin (31/10)
Dalam Sambutannya Wakil Bupati Sumbawa, Drs H Mahmud Abdullah menyampaikan, tantangan utama dalam pengembangan dan penerapan Iptek adalah menciptakan iklim yang kondusif bagi Perguruan Tinggi, Lembaga Litbang, Badan Usaha, Pusat Studi dan masyarakat luas untuk berperan aktif dalam pengembangan Iptek. Sesuai dengan temanya, percepatan Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas melalui Pembangunan Infrastruktur, Peluang Investasi Produk Unggulan dan Inovasi Daerah, maka sangat relevan dengan peran yang akan dijalankan Dewan Riset Daerah. “Pertumbuhan ekonomi yang berkualitas hanya dapat dicapai bila pertumbuhan ekonomi tersebut terjadi secara merata dan digerakkan oleh pertumbuhan ekonomi rakyat,” terangnya.
Melalui DRD agar dapat memberikan masukan terkait penyusunan arah, prioritas serta kerangka kebijakan pembangunan Iptek di daerah serta dapat mendukung Pemerintah daerah dalam pelaksanaan koordinasi dengan daerah-daerah lain dalam hal pengembangan Iptek.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Sumbawa Ir H Iskandar D MEc.Dev menyampaikan bahwa keanggotaan DRD Kabupaten Sumbawa merupakan hasil kerja tim koordinasi pembentukan Dewan Riset Daerah yang dipimpin langsung oleh Sekda Sumbawa. keberadaan DRD memiliki arti penting dalam rangka menghasilkan inovasi daerah, karena majunya suatu daerah dan bagsa sangat ditentukan oleh inovasi yang dilakukan. “Pemerintah memberikan insentif dan perlindungan terhadap inovasi dan mendorong berbagai upaya untuk memicu kreatifitas daerah untuk menghasilkan karya-karya inovatif,” jelas H Ande.
Dalam jangka pendek, DRD diharapkan menghasilkan tata tertib DRD, regulasi mengenai kelembagaan DRD Kabupaten Sumbawa, Agenda Riset Daerah, Kegiatan-kegiatan penting lainnya dalam penguatan sistem inovasi daerah. Pada akhir laporannya dijelaskan pula bahwa Bappeda telah memfasilitasi 15 kegiatan penelitian yang dilaksanakan oleh LPPM Perguruan Tinggi maupun pusat studi di Kabupaten Sumbawa, dan untuk memperkaya substansi Bappeda telah memiliki 3 peneliti untuk melakukan ekspose, dan pada Tahun 2017, akan menggelar lomba inovasi dalam rangka mencari calon tenant yang akan dibina melalui inkubasi bisnis Sumbawa Tekhno Park.