Di Depok Mendapat Convalescent Plasma Harga Rp. 2.2 Juta

Convalescent Plasma Therapy adalah alternatif untuk membantu pemulihan pasien Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK – Convalescent Plasma (PK) dari penderita Covid-19 belakangan ini menjadi salah satu terapi bagi pasien yang terpapar virus Corona (Covid-19) dengan gejala parah hingga kritis. Namun untuk mendapatkan plasma dibutuhkan biaya yang tidak sedikit yaitu Rp. 2,2 juta.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok, Dudi Mi’raz mengatakan, biaya tersebut dimaksudkan untuk menggantikan pasokan plasma konvensional. Rincian biaya juga telah diatur dalam Surat Keputusan (SK) PP PMI Nomor 023 / SK / PP PMI / III / 2021 tentang Biaya Penggantian Penyediaan Plasma Konvalesen.

“Convalasen plasma sudah dibayar tapi fee ini pengganti pengolahan. Jadi kami tegaskan sekali lagi, ini bukan jual beli. Aturannya sudah ada di SK yang dibuat oleh PMI Pusat,” kata Ketua PMI Kota Depok. Dudi Mi’raz, di Kantor PMI Kota Depok, Selasa (6/4).

Menurut Dudi, besaran biaya yang dibebankan kepada keluarga penderita Covid-19 adalah Rp 2.250.000 per 200 ml Convalescent Plasma. Selama ini biaya Convalescent Plasma tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

“Pasien butuh Convalescent Plasma adalah dokter dan pihak rumah sakit juga bisa menghubungi Unit Donor Darah (UDD) untuk mendapatkan plasma. Jadi, tidak personal antara keluarga pasien dengan UDD,” jelasnya.

Ia menambahkan, terapi Convalescent Plasma merupakan salah satu alternatif untuk membantu kesembuhan pasien Covid-19 yang berada dalam masa kritis. Dengan demikian, kebutuhan PK menjadi salah satu pilihan.

“Jadi tidak wajib, tapi dibutuhkan. Kami berharap para penyintas Covid-19 bisa menyumbangkan Convalescent Plasma, karena permintaan masih tinggi sedangkan donor juga langka,” pungkas Dudi.




Source