Dinas Dikbud Sumbawa Dapat Alokasi BOP PAUD 2018 Rp 12,2 Miliar

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Pemerintah Kabupaten Sumbawa, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) setempat, pada tahun 2018 ini, mendapat alokasi DAK Non Fisik Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebesar Rpn 12,2 Miliar. Terjadi peningkatan sebesar Rp 2 Miliar, bila dibandingkan tahun 2017. Tahun lalu, Kabupaten Sumbawa, mendapat kucuran sebesar Rp 10 Miliar. “Ini (dana BOP 2018 Rp 12,2 M) sudah resmi. Dananya juga sudah masuk ke kas daerah,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, melalui Kasi Kelembagaan Sarana dan Prasana PAUD, Sulaiman, SPd.
Mengenai peruntukan BOP 2018, Sulaiman, yang ditemui Gaung NTB, Selasa (16/01), mengaku belum memperoleh Juklak Juknisnya. Namun, ia memperkirakan peruntukannya masih sama seperti tahun 2017, yakni dipergunakan untuk pengadaan Alat Permainan Edukatif (APE) dan buku penunjang proses pembelajaran.
Untuk lembaga penerima BOP, Sulaiman, menyebutkan tahun ini total ada 485 lembaga, baik itu formal maupun non formal. Bila dirinci, lembaga non formalnya sebanyak 297, sementara yang formalnya ada 188 lembaga. “Di Kabupaten Sumbawa, jumlah lembaga seluruhnya ada 690. Tapi yang dapat BOP hanya 485 lembaga. Lembaga yang tidak dapat BOP ini karena dokumen administrasinya belum lengkap,” terangnya.
Untuk bisa mendapatkan BOP ini, lembaga non formal minimal memiliki 12 peserta didik, di samping tentunya memiliki dokumen administrasinya yang lengkap. Sedangkan lembaga formal peserta didiknya minimal 15 orang.
Bantuan yang disalurkan nanti angkanya bervariasi. Paling sedikit Rp 7,2 juta, dan paling banyak bisa sampai Rp 50 juta. “Besar kecilnya BOP yang diterima lembaga ini, tergantung jumlah peserta didiknya. Makin banyak, tentu makin besar yang diterima. Kalau untuk peserta didiknya, masih sama seperti tahun lalu, Rp 600.000/persiswa/pertahun,” kata Sulaiman.
Lebih lanjut Sulaiman, menegaskan lembaga yang pernah mendapatkan BOP tahun sebelumnya, belum tentu beruntung mendapatkan lagi tahun ini. Bisa tidaknya lembaga bersangkutan memperoleh lagi BPO ini, tergantung apakah Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) tahun diterimanya BOP sudah selesai diserahkan ke Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa, atau belum. “Kalau SPJ nya belum selesai, tidak dapat. Yang SPJ nya sudah selesai otomatis dapat lagi tahun ini. Insya Allah, BOP 2018, bulan Juli nanti sudah bisa dicairkan,” tandasnya.