Dinas Dikbud Sumbawa Ingatkan Lembaga PAUD Segera Serahkan SPJ BOP PAUD

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, mengingatkan lembaga penerima Bantuan Operasional Pendidikan Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), untuk menyerahkan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) bantuan tersebut, paling lambat tanggal 30 Desember 2017.
Sejauh ini sebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, melalui Kabid Pembinaan PAUD dan PNF, Drs Umar, MSi, sudah 60% lembaga PAUD penerima BOP yang telah menyerahkan SPJ.
Menurutnya, ada kemungkinan penyerahan SPJ oleh beberapa lembaga PAUD ini mengalami sedikit keterlambatan. Itu dikarenakan, ada sejumlah lembaga PAUD yang baru mencairkan BOP nya, setelah pembahasan APBD-Perubahan, akibat terkendala masalah administrasi. “Kemungkinan ada yang telat menyerahkan SPJ itu tetap ada. Apalagi ada beberapa lembaga PAUD yang baru mencairkan BOP nya, setelah APBD-Perubahan,” ujarnya.
Bila itu terjadi (ada lembaga PAUD yang telat menyerahkan SPJ), ada langkah awal yang bakal ditempuh Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa.
Langkah yang ditempuh ini terang Umar, ykani melakukan koordinasi dengan KUPT, Penilik PAUD dan PNF serta Pengawas TK. Kalau ternyata masih ada masalah, pihaknya akan memberikan teguran tertulis kepada lembaga PAUD penerima BOP. “Langkah terakhir yang kita tempuh, dengan cara memanggil pimpinan lembaga PAUD, untuk menanyakan apa kendala yang dialami sehingga SPJ ini telat diserahkan. Tapi kita berharap sebelum tanggal 30 Desember 2017, semua SPJ sudah diserahkan,” tandasnya.
Untuk diketahui, tahun 2017 ini, Pemda Kabupaten Sumbawa, melalui Dinas Dikbud setempat, menerima alokasi BOP PAUD sebesar Rp 10 Miliar. Di Kabupaten Sumbawa, ada sebanyak 483 lembaga PAUD, plus 6 TK Negeri penerima BOP ini.
BOP yang diterima bervariasi. Paling banyak Rp 36 juta, dan paling rendah Rp 7,8 juta. Sementara TK Negeri maisng-masing menerima Rp 45 juta. Tiap siswa sendiri mendapatkan Rp 600.000/pertahunnya.