Disdamkar KSB Harapkan Setiap Instansi APAR

Sumbawa Barat, Gaung NTB
Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), tengah melakukan pengawasan dan inspeksi terhadap antisipasi dan pemanfaatan gedung pemerintahan. Dalam hal ini, dinas instansi maupun kantor kecamatan dan desa untuk menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Apar atau alat pemadam kebakaran harus ada dan dimiliki oleh kantor pemerintahan, termasuk BUMD, BUMN dan perusahaan swasta.
Tim Damkar sudah melakukan inspeksi di beberapa wilayah kantor kecamatan, dan beberapa perusahaan swasta untuk mastikan di dalam kantor tersebut sudah memiliki alat pemadam ringan. “Apar adalah alat antisipasi dini apabila terjadi kebakaran. Untuk itu, gedung yang termasuk areal vital diharuskan memiliki alat ini,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) KSB, melalui Kabid Pengendalian Kebakaran, Makasau, AMd, Kep.
Inspeksi ini menurutnya, dilaksanakan pada seluruh kantor/gedung pemerintahan atau gedung perusahaan yang ada di Sumbawa Barat.
Kegiatan inspeksi dilakukan bertahap yaitu dari kantor Kecamatan, Perusahaan Swasta, Instansi Pemerintahan, BUMD, Rumah Sakit, Puskesmas dan BUMN.
Pelaksanaan inspeksi di laksakan setiap per-Enam bulan bertujuan agar penyedian Apar pada kantor dapat dilakukan pemeliharaan, sekaligus memberikan sosialisasi terhadap pengunaan dan kegunaan alat pemadam tersebut. “Di beberapa tempat, tim menemukan alat pemadam tersebut sudah tidak dapat digunakan. Bahkan ada kantor yang tidak mengetahui bagaimana memfungsikannya, sehingga isi di dalam tabung menjadi beku. Hal-hal inilah yang perlu diperhatikan. Minimal dalam satu dinas atau perusahaan memiliki satu pegawai tekhnis pengunaan dan perawatan,” tandasnya.