Disnakertrans Perketat Seleksi CTKI

Sumbawa Besar, Gaung NTB – Kadisnakertrans Sumbawa melalui Kabid Penempatan Tenaga Kerja (Penta Kerja) Zainal Arifin M.Si dalam keterangannya kepada Gaung NTB di ruang kerjanya Rabu (20/01) siang, menyatakan pihaknya akan melakukan pemeriksaan dan seleksi yang ketat sebelum para TKI ditempatkan di luar negeri melalui PJPTKI.

Pengetatan pemeriksaan dan seleksi bertujuan agar para TKI/TKW tidak bermasalah. “Artinya segala yang menyangkut persyaratan administrasi dan surat menyuratnya (dokumen) yang diperlukan sebagai persyaratan harus terpenuhi dengan baik, dan orang yang akan diberangkatkan harus sesuai dengan dokumen yang telah diajukan,” tukasnya di sela kesibukannya melakukan pemeriksaan intensif terhadap sejumlah Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI).

Disamping itu pihaknya tidak ingin kecolongan ada CTKI-TKW yang berangkat keluar negeri tanpa terdaftar resmi lewat Disnakertrans, karena itu dirinya yang langsung melakukan pemeriksaan identitas TKW bersangkutan melalui kegiatan wawancara dan tanya jawab sehingga dapat dipastikan kebenarannya di samping sekaligus dapat memberikan bekal pengetahuan berkaitan dengan aturan pemberangkatan, penempatan dan pemulangan kembali yang bersangkutan ke tanah air, sebab para TKW ini dilindungi oleh UU.

Sementara itu Kepala Perwakilan PT Bin Hasan Sumbawa, H Abdul Gafur MBA, kepada Gaung NTB menjelaskan kalau perusahaannya yang mulai beroperasi sejak tahun 2010 lalu telah berhasil merekrut lebih dari 5.000 orang TKI/TKW yang telah dikirim ke Timur Tengah seperti Saudi Arabia, Oman, Yordania, Bahrain hingga Suriah. Sebagian dari mereka sudah banyak yang pulang membawa hasil guna meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka dari hasil jerih payah mereka bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Untuk awal tahun 2016 ini, terang haji Gafur yang sudah puluhan tahun malang melintang didunia penempatan tenaga kerja keluar negeri ini, pada bulan Januari ini sesuai dengan jatah/quota yang diperoleh dari Pusat, untuk NTB ada sekitar 80 orang CTKI yang akan diberangkatkan ke negara tujuan Brunei Darussalam, 30 rang diantaranya diperuntukkan untuk jatah Kabupaten Sumbawa. Saat ini sedang dipersiapkan seluruh dokumen sekaligus seleksi oleh Disnakertrans Sumbawa sesuai dengan aturan perundangan yang berlaku.

“Saat ini terbuka peluang untuk PRT dan Pramuniaga di negara Brunei Darussalam, Singapore dan Malaysia,” katanya. Gaji yang ditawarkan 350 $ Brunei atau setara dengan Rp 3,5 Juta per-bulan (Rp.10.000/dollar Brunei), begitu pula di Singapore para pekerja akan digaji dengan perhitungan Rp 9.750/dollar Singapore, sehingga para TKW yang bekerja ini setara dengan gaji Golongan III PNS di negara kita.

“Karena itu sebelum para TKW ini diberangkatkan keluar negeri tentu perusahaan terlebih dahulu mereka diberikan bekal ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang memadai agar ketika bekerja dinegeri orang benar-benar dapat bekerja dengan baik sebagaimana yang diharapkan,” papar Haji Gafur.