Djokovic berambisi menyamai rekor Federer dan Nadal

Djokovic bertekad menyamai rekor 20 gelar Grand Slam Federer dan Nadal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Novak Djokovic memiliki ambisi khusus selain menjuarai turnamen Grand Slam Wimbledon tahun ini. Petenis Serbia itu bertekad menyamai rekor 20 gelar Grand Slam yang diraih dua rivalnya, yakni Roger Federer dan Rafael Nadal.

Djokovic membutuhkan satu trofi Grand Slam lagi untuk menyamai Federer dan Nadal. Wimbledon tahun ini adalah kesempatannya untuk menyamai rekor dua rivalnya itu.

Federer sudah kalah di perempat final Wimbledon. Sementara itu, Nadal tidak ikut. Kapan lagi kalau tidak sekarang. Karena meski harus tunda, Djokovic belum tentu bisa menandinginya karena baik Nadal maupun Federer tidak menutup kemungkinan merebut gelar Grand Slam lagi.

Djokovic memenangkan Grand Slam Australia Terbuka dan Prancis Terbuka tahun ini. Menang di Wimbledon pasti akan terasa spesial baginya.

Tapi tidak ada yang mudah di lapangan. Sesuatu bisa terjadi. Menjelang tangga juara, Djokovic masih harus melewati dua langkah lagi setelah mengalahkan wakil Hungaria Marton Fuchsovic di perempat final.

Djokovic harus melewati Denis Shapovalov di semifinal jika ingin maju ke final Wimbledon ketiga berturut-turut. Dan jika dia lolos ke final, dia akan menghadapi pemenang antara Matteo Berrettini atau penakluk Roger Federer, Hubert Hurkacz.

Setelah memastikan lolos ke semifinal, Djokovic tampak menorehkan sejarah dalam karir profesionalnya. Bagi Djokovic, mencatatkan namanya di antara para petenis sukses merupakan kebanggaan tersendiri. Ia menegaskan harus bersyukur jika hal itu bisa diraih.

“Jelas, pergi untuk sejarah adalah inspirasi besar bagi saya dan Anda tahu itu, mari kita lanjutkan,” kata Djokovic.

Petenis berusia 34 tahun ini mencintai olahraga ini dengan segenap jiwa dan raganya. Dia mengaku telah mengabdikan dirinya untuk tenis sejak dia berusia empat tahun. Oleh karena itu, Djokovic sangat mencintainya dan akan terus mencetak rekor dalam sejarah tenis.

Djokovic, Nadal dan Federer telah menjadi penguasa turnamen tenis dalam dekade terakhir. Ketiga pemain ini disebut Big Three. Ketiganya sepertinya tidak memberikan peluang bagi pemain lain untuk mengangkat trofi bergengsi di tenis.

Federer awalnya berjaya sebagai pemain yang memegang rekor Grand Slam terbanyak, yakni 20 gelar. Namun lambat laun rekornya disamai oleh Nadal. Djokovic yang tak mau kalah juga terlihat sangat berambisi menyamai atau menyalip rekor dua veteran tersebut.

Penampilan Djokovic selama dua minggu di Wimbledon telah menjadi rekor tersendiri di halaman ini Reuters. Djokovic terlihat sangat dominan dan yang terlihat menakutkan adalah Djokovic belum tampil maksimal. Itu akan sangat menakutkan bagi para pesaingnya.

Djokovic mungkin tidak perlu mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk lolos ke final. Sebab, di atas kertas, lawan yang berpotensi dihadapinya bukanlah pemain sekelas Nadal atau Federer.

Dengan demikian, Djokovic layak dipersiapkan untuk menorehkan sejarah sebagai salah satu pemegang rekor gelar Grand Slam terbanyak bersama Federer dan Nadal. Petenis nomor satu dunia itu tinggal menunggu waktu untuk menyamakan kedudukan dengan para rivalnya.



https://www.republika.co.id/berita/qw0ryq438/ambisi-djokovic-samai-rekor-federer-dan-nadal