DMC DD Salurkan Air Bersih untuk Korban di NTT

DMC DD menyediakan toren, toilet dan perbaikan mesin air untuk korban bencana NTT

REPUBLIKA.CO.ID, FLORES TIMUR – Hampir sebulan lebih banjir bandang melanda Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Kamis (22/4) sejumlah relawan dari Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa (DD) terus membantu pemulihan pascabencana di wilayah Flores Timur.

Menurut Sanadi, selaku penanggung jawab DMC DD di Flores Timur, NTT, mengatakan, “Hingga Kamis (22/4) kami melakukan peninjauan untuk kebutuhan MCK dan sumur bor, pendistribusian toren air dan perbaikan air. mesin di Masjid Jami Waowala dan pendistribusian air toren. di Masjid Darurat Al Muhajirin, Waipukang. Sedangkan di Pos Pengungsi Man 1 Weiwerang, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, menyiapkan 100 paket konsumsi buka puasa bagi para korban. “

Senin (19/4) kemarin bekerja sama dengan DDV Alor dari Pondok Pesantren Muallaf DD Alor, LKC NTT, DD NTT untuk menyediakan posko kesehatan dan mendistribusikan sembako di Pulau Pantar, tidak hanya pelayanan kesehatan, tetapi dukungan spiritual dan motivasi dari Dompet Dhuafa Syariah Dewan untuk mendorong antusiasme. kembali. Kegiatan tersebut diikuti oleh 82 perwakilan peserta serta pembagian sembako dan baju lebaran yang digelar di Rumah Bina Muallaf Alor.

“Selain menggelar posko kesehatan dan pembagian sembako di Pulau Pantar, Alor, DD DMC bersama relawan juga merayakan Ramadhan 1442 H dengan menggelar program suguhan makan bagi adikmu dengan membagikan 100 bungkus nasi kotak dan 100 cangkir buah-buahan. es di Desa Waiburak, Flores Timur, NTT, “kata Sanadi.

“Terima kasih Dompet Dhuafa telah memenuhi kebutuhan air masyarakat Saosina,” ujar salah satu warga di Saosina, Flores Timur, NTT.

Sampai hari ini Jumat (23/4) cuaca cerah, sedangkan aktivitas Gunung Ile Ape beberapa kali mengalami letusan kecil, namun untuk sinyal seluler belum ada lokasi evakuasi di Desa Waimatan, Kecamatan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata, Nusa Timur. Provinsi Tenggara. Normalisasi listrik masih dilakukan di beberapa titik dan sebagian belum memiliki aliran listrik normal hingga jembatan darurat yang menghubungkan Desa Weiburak ke Desa Saosina dapat dilalui roda empat.




Source