DPMPTSP Keluarkan Izin Investasi 275 Perusahaan

Sumbawa Besar, Gaung NTB – Pemda Sumbawa dibawah kepemimpinan pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Husni-Mo menyatakan sangat “Welcome” dengan investor ataupun pengusaha yang datang berinvestasi didaerah ini, terbukti selama masa kurun waktu empat bulan terakhir ini tercatat sudah ada 275 perusahaan yang telah dikeluarkan izin investasinya untuk berusaha diberbagai bidang dan jasa, ungkap Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumbawa Tarunawan S.Sos SP dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB diruang kerjanya Senin (10/06) kemarin.

Dari 275 perusahaan yang telah dikeluarkan izin investasinya berdasarkan nomor induk bersama selama kurun waktu empat bulan terakhir periodesasi Januari – April 2019 terang Tarunawan akrab pejabat senior Pemda Sumbawa yang berkumis tebal ini disapa, tercatat rencana investasi mencapai Rp 4.001.037.189.620 (sekitar Rp 4 Miliar lebih), dengan melakukan investasi diberbagai bidang usaha dan jasa didaerah, dengan menggarap sejumlah sumber daya alam potensial didaerah ini, baik itu dibidang perikanan, kelautan, pertanian, perhotelan, pariwisata dan lainnya.

Menurut Tarunawan, berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan maka investasi yang masuk kedaerah ini cukup bergairah jika dibanding 2 – 3 tahun sebelumnya (kurun waktu 2016 – 2018) lalu, dimana gairah investasi ini tentu tidak bisa terlepas dari adanya kebijakan Pemda Sumbawa yang sangat terbuka terhadap keberadaan investor ataupun pengusaha, apalagi DPMPTSP sendiri sesuai dengan kewenangan, tugas pokok dan fungsi yang dimiliki tetap komit untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para investor untuk mendapat izin yang dibutuhkan sesuai dengan ketentuan persayaratan dan aturan perundang-undangan yang berlaku. “Keberadaan investor itu dinilai sangat penting dalam rangka membantu dan membangkitkan geliat ekonomi dan pembangunan daerah,” kata Tarunawan.

Jika dibandingkan dengan data investasi tiga tahun terakhir sambung Tarunawan, maka jumlah investasi yang masuk selama triwulan pertama tahun 2019 ini menunjukkan adanya peningkatan yang cukup signifikan, sebab data realisasi investasi tahun 2016 – 2018 lalu tercatat untuk perusahan berstatus Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 6.047.541.800.000, dengan jumlah Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 2.143.841.680.000, dengan nilai total mencapai sebesar Rp 8.191.383.480.000 (sekitar Rp 8,1 Miliar lebih), paparnya.

Karena itu, kenyamanan dan keamanan berinvestasi itu sangat dibutuhkan oleh para investor, sehingga disini tentu sangat diharapkan adanya dukungan berbagai elemen masyarakat dalam ikut serta menciptakan situasi keamanan yang tetap kondusif, sehingga gairah investasi kedepan dapat lebih ditingkatkan, ujar Tarunawan.(Gad)