DPR mendesak pemerintah segera memberikan insentif kepada maskapai penerbangan di Indonesia

Laporan Jurnalis Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah diminta segera memberikan insentif kepada seluruh maskapai penerbangan di Indonesia.

Selain sebagai pendorong pemulihan ekonomi nasional, insentif ini diyakini mampu menyelamatkan keuangan maskapai di tengah pandemi Covid-19 dan larangan mudik Lebaran 2021.

Demikian disampaikan Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Lasarus, seperti dikutip Tribunnews.com dari keterangannya, Rabu (7/4/2021).

Politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan, insentif yang dimaksud adalah pengurangan pungutan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari biaya bandara termasuk biaya pendaratan pesawat.

Menurut Lasarus, selama ini PNBP yang dibebankan kepada maskapai penerbangan sangat besar.

Baca juga: Bandara Waingapu Banjir, Beberapa Penerbangan Dibatalkan

Lasarus juga meminta pemerintah tidak hanya fokus pada maskapai penerbangan milik negara. Pemberian insentif, menurut dia, harus sama untuk semua maskapai, termasuk maskapai swasta nasional.

Baca juga: Jokowi Perintahkan Menteri Perhubungan Usahakan Dua Penerbangan Per Minggu di Bandara Kuabang

“Maskapai penerbangan memiliki andil dalam pertumbuhan ekonomi dan juga berkontribusi pada penerimaan negara,” jelasnya.

Jadi, (pemerintah harus memberikan insentif kepada maskapai penerbangan), tegasnya, “dan setiap ada rapat di KPK sudah kami sampaikan. Betul, maskapai swasta punya peran, jadi harus diperhatikan juga,” ujarnya. menjelaskan.

Dia juga mengatakan, pemerintah harus segera meluncurkan insentif untuk semua maskapai penerbangan tersebut.




Source