DPR RI – Republika.co.id

Legislator: Vaksinasi Tidak Harus Menjadi Gugus Baru

Vaksinasi dapat dilakukan dengan penjadwalan digital

Rabu, 14 Jul 2021, 09:49 WIB

Foto: Edi Yusuf/Republika

Kegiatan vaksinasi warga di SMP Mutiara Bunda, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Senin (12/7). Pelaksanaan vaksinasi terus digencarkan di Kota Bandung sebagai upaya percepatan program vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat luas dan menciptakan herd immunity.


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Anggota Komisi IX DPR, Nabil Haroen, menilai pelaksanaan vaksinasi di Indonesia perlu ditingkatkan agar lebih optimal. Ia masih melihat pelaksanaan vaksinasi di sejumlah daerah sebagai tempat keramaian karena tidak dikelola dengan baik. “Jangan sampai lokasi vaksinasi menjadi tempat penyebaran virus,” kata Nabil dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/7).

Beberapa langkah yang dapat dilakukan dalam pelaksanaan vaksinasi antara lain penggunaan penjadwalan yang dapat menggunakan teknologi digital. Seperti mendaftar melalui situs resminya. Penjadwalan vaksin juga bisa menggunakan perangkat dari RT dan RW untuk memudahkan akses warga yang tidak menggunakan teknologi. Selain itu, pelaksanaan vaksinasi juga harus dilakukan dengan pengetatan protokol kesehatan. “Vaksinasi menjemput bola ke wilayah desa/kelurahan. Petugas yang menangani vaksinasi bisa datang ke desa/kelurahan dengan jadwal dari dinas terkait,” ujarnya.

Nabil menilai edukasi vaksin di tingkat warga juga perlu dilakukan secara berkesinambungan. Kemudian dia juga berharap Kemenkes dapat bekerjasama dengan pihak pesantren, pengelola tempat ibadah dan ormas keagamaan untuk edukasi vaksin dan proses vaksinasi. “Cara ini efektif untuk mengedukasi warga dan menyebarluaskan informasi,” ujarnya.

Dia mendukung pelaksanaan vaksinasi besar-besaran. Ia juga mengapresiasi percepatan teknis penyelenggaraan vaksinasi oleh pemerintah. “Vaksinasi merupakan langkah penting dalam penanganan pandemi, selain menerapkan protokol kesehatan yang ketat serta menjaga kesehatan dan kekebalan tubuh. Proses vaksinasi di beberapa negara lain sangat membantu penanganan pandemi ini,” ujar ketua umum. Kepala Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama.



https://www.republika.co.id/berita/qw7rtr380/legislator-vaksinasi-jangan-sampai-jadi-cluster-baru