DPR RI – Republika.co.id

    Perpanjangan PPKM dinilai tidak berdampak signifikan

    Berdasarkan laporan harian, jumlah orang yang terpapar Covid-19 masih fluktuatif.

    Minggu, 01 Agustus 2021, 17:57 WIB

    Foto: Edi Yusuf/Republika

    Pada PPKM level 4, petugas Satpol PP dan Dishub Jabar melakukan penyuluhan protokol kesehatan (prokes) di kawasan Simpang Dago, Kota Bandung, Minggu (1/8). Kegiatan simpatik ini bekerja sama dengan Komunitas Penyanyi Jalanan (KPJ) Bandung, sebagai upaya mengingatkan warga untuk tetap waspada karena pandemi Covid-19 belum berakhir.


    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay menilai penerapan PPKM level 4 dan level 3 yang telah dilaksanakan sejak 26 Juli 2021 belum berdampak signifikan. tentang penurunan orang yang terpapar Covid-19. Ia mengatakan, berdasarkan laporan harian yang dipublikasikan, jumlah orang yang terpapar Covid-19 masih fluktuatif.

    “Tapi kisaran pasang surutnya hanya antara 1.000 hingga 1.200 orang per hari, jadi kami masih memahami bahwa belum ada penurunan yang signifikan,” katanya.

    Saleh menambahkan, juga jumlah orang yang dirawat di rumah sakit dan yang meninggal masih cukup banyak. Oleh karena itu, ia memandang PPKM level 4 dan level 3 yang dilaksanakan pemerintah saat ini masih perlu dievaluasi lebih dalam dan lebih serius.

    “Apalagi besok tanggal 2 Agustus masa berlaku PPKM sudah habis. Jadi mau diperpanjang atau tidak tentu itu kebijakan yang akan diambil pemerintah,” ujarnya.

    Namun, dia menduga tingkat PPKM kemungkinan akan diperpanjang oleh pemerintah. Hanya saja di beberapa daerah akan ada perubahan.

    “Mungkin ada pergeseran antara jumlah PPKM level 4, mungkin akan turun ke PPKM level 3 atau sebaliknya, di mana zona merah dan oranye bisa naik dari 3 ke level 4, misalnya seperti itu. Jadi pada dasarnya PPKM ini. berpeluang lebih besar untuk diperpanjang oleh pemerintah,” katanya.




    https://www.republika.co.id/berita/qx5qff423/perpanjangan-ppkm-dinilai-belum-berdampak-signifikan