DPRD Jabar Minta Irigasi Cimanuk-Cisanggarung Diperbaiki

    REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – DPRD Provinsi Jawa Barat meminta Pemerintah Sementara memperbaiki irigasi di Unit Pengelola Teknis Daerah (UPTD) Cimanuk-Cisanggarung Cirebon untuk mengantisipasi gangguan aliran irigasi ke 270 hektare sawah di sejumlah wilayah. wilayah di Kabupaten Cisarua.

    “Kami berharap Pemprov Jabar bisa memperbaiki daerah irigasi ini. Saya sudah berkoordinasi dengan Kepala UPTD butuh dana sekitar Rp 13 miliar, semoga bisa terealisasi pada 2022,” ujar Anggota Komisi IV DPRD Barat. Provinsi Jawa Jajang Rohana, di Bandung, Rabu. (14/4).

    Menurut Jajang, irigasi yang dibangun pada tahun 1972 perlu diperbaiki untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya pergerakan tanah, karena jika terjadi bencana alam dapat mengakibatkan terputusnya irigasi. Beberapa hari lalu, ia mengunjungi Daerah Irigasi Sentig, di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Sumedang yang merupakan salah satu daerah irigasi Cimanuk-Cisanggarung.

    “Irigasi pertanian merupakan salah satu hal penting dalam pembangunan infrastruktur pertanian. Jika lahan pertanian diairi dengan baik, petani bisa menanam hingga tiga kali dalam setahun. Namun kenyataannya saat ini sawah mereka tidak ditanami karena tidak disiram. ,” dia berkata.

    Untuk itu, tambah Jajang yang merupakan anggota DPR dari Fraksi PKS, Komisi VI DPRD mendorong Tim Aggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Jabar dan Bappea Provinsi Jabar agar alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur pertanian diutamakan. .

    “Mungkin ada ribuan orang yang menggantungkan hidupnya pada irigasi ini, padahal hanya butuh anggaran 13 miliar, tapi untuk kawasan Sentig Kanan malah lebih luas lagi bisa mengairi sekitar 800 hektare yang butuh dana 86 miliar, ” dia berkata.

    “Mudah-mudahan Pemerintah Pusat juga bisa menurunkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk irigasi ini agar irigasi ini bisa berfungsi kembali,” ujarnya.

    Dengan pembangunan irigasi ini diharapkan ketahanan pangan Provinsi Jawa Barat dan ketahanan pangan nasional dapat terwujud.


    Source