Dua Arema Siap Meleleh? | Republika Online

Langkah ini bisa dilakukan untuk menyelamatkan Arema

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG – Presiden Klub Arema FC Gilang Widya Pramana semakin serius menyelesaikan persoalan dualisme kepengurusan klub berlogo kepala singa yang beberapa tahun terakhir ini menjadi polemik di kalangan Aremania (suporter Arema). .

Langkah konkrit yang ditawarkan Gilang selaku presiden klub baru adalah menggabungkan dua kegiatan pengelolaan klub sepak bola menjadi satu, yakni dengan membeli Arema Indonesia yang kini bermain di Liga Regional 3 Jawa Timur.

“Kami sangat terbuka dan mengajak Arema Indonesia bersama-sama agar Arema Indonesia menjadi klub hebat yang dibanggakan Aremania. Pemikiran kami langkah ini bisa diambil untuk menyelamatkan Arema dari dualisme seperti yang diinginkan Aremania,” ujar Gilang di Malang, Jawa Timur. , Kamis (17/17/2020). 6).

Setelah dibeli, lanjut Gilang yang juga dikenal sebagai “orang kaya gila” Malang Raya, akan lebih mudah baginya untuk berkoordinasi dengan banyak pihak yang menjadi pemangku kepentingan Arema, termasuk Yayasan Arema.

“Ini itikad baik kami dan cara yang kami rasa paling tepat untuk menyatukan Arema dengan menjadi satu kepengurusan,” kata Gilang.

Arema Indonesia akan menjadi bagian penting sebagai klub yang mencetak pemain-pemain muda Arema.

“Kompetisi Liga 3 merupakan ajang untuk menambah waktu terbang para pemain muda dalam meniti karir di sepak bola. Apalagi ada momentum mendekati kompetisi Liga 3 yang akan segera digelar,” kata Gilang.

Gilang mengaku inisiatif itu murni dari dirinya karena melihat Aremania sangat berharap ada langkah konkrit agar masalah dualisme segera berakhir.

Oleh karena itu, Gilang juga mengharapkan dukungan semua pihak untuk mewujudkan penggabungan dua Arema tersebut.

“Kami juga ingin mendapat banyak dukungan dan masukan agar langkah ini bisa cepat terwujud. Kami mengetuk hati banyak pihak agar benar-benar mengambil langkah bersama untuk prestasi Arema dan Aremania agar bisa bersatu kembali,” pungkas Gilang.

Dalam beberapa tahun terakhir, tepatnya setelah kepengurusan dan kepengurusan Arema dilepas PT Bentoel, terjadi dualisme Arema. Arema FC dikelola oleh manajemen yang digawangi oleh Club President Rendra Kresna dan manajemen Arema Indonesia yang dikelola oleh manajemen mendiang Lucky Acub Zaenal.

sumber: antara



https://www.republika.co.id/berita/quuba7480/dua-arema-siap-melebur