DUA SAKSI PNPM BADAS “MANGKIR” DIPANGGIL JAKSA

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Penajaman dan pendalaman penyidikan atas kasus dugaan penyimpangan dalam penggunaan dan pemanfaatan dana bantuan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakatan (PNPM) Kecamatan Labuan Badas tahun 2015/2016 yang diduga tidak dapat dipertanggungjawabkan oleh pengurusnya mencapai angka ratusan juta rupiah itu, terhitung mulai Rabu (10/10) kemarin kembali dilaksanakan oleh tim Jaksa Penyidik Kejari Sumbawa dengan melakukan kegiatan pemeriksaan dan pengambilan keterangan intensif secara marathon selama sepekan ini terhadap sejumlah saksi terkait, ternyata ada dua orang saksi yang dinilai “Mangkir” tidak memenuhi panggilan Jaksa tanpa alasan yang jelas.
Dari tiga orang saksi warga Labuan Badas yang telah dilayangkan surat panggilan secara patut ke alamat yang bersangkutan dan masuk dalam daftar jadual pemeriksaan Rabu kemarin, ternyata hanya satu orang saksi yakni Hedwan Junaidi Staf Pengelola PNPM setempat yang datang memenuhi panggilan Jaksa dan langsung dilakukan pemeriksaan intensif oleh Jaksa Indah Pujiasti SH diruang tertutup Intelejen Kejari Sumbawa sekitar dua jam penuh, dengan menjawab sejumlah pertanyaan Jaksa seputar tupoksi dan tanggung jawab yang diemban selaku staf pengelola PNPM Badas tersebut, termasuk soal mengenai kucuran aliran dana PNPM yang disalurkan kepada sejumlah kelompok pedagang penerima manfaat, sedangkan dua saksi lainnya yakni Sulastri Ketua Badan Pengawas dan rekannya Leni Novitasari Sekretaris Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) tidak hadir sampai dengan jadual waktu pemeriksaan tanpa alasan yang jelas, sehingga yang bersangkutan akan dipanggil dan diperiksa kembali pekan mendatang.
Kasi Pidsus Kejari Sumbawa Jaksa Anak Agung Raka Putra Dharmana SH ketika dikonfirmasi Gaung NTB diruang kerjanya kemarin, membenarkan kalau kegiatan penyidikan atas kasus PNPM Badas dalam sepekan ini dijadualkan akan dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait secara marathon, namun dari tiga orang saksi yang dipanggil dan rencananya diperiksa hari ini hanya satu orang saja yang datang dan telah dilakukan pemeriksaan intesif oleh anggota tim Jaksa Penyidik, sedangkan dua orang saksi lainnya tidak datang tanpa alasan yang jelas, sehingga pemanggilan untuk kedua kalinya akan segera dilayangkan kepada yang bersangkutan dan akan diperiksa pekan mendatang, ujarnya.
“Oleh karena itu, kami menghimbau kepada sejumlah saksi terkait yang dipanggil agar dapat lebih kooperatif memenuhi panggilan Jaksa, dimana kegiatan penajaman dan pendalaman penyidikan atas kasus PNPM Badas ini dilakukan agar masalahnya dapat menjadi jelas dan terang benderang adanya,” pungkas Jaksa Raka akrab ia disapa awak media.