Dua Tersangka Ilegal Logging KSB Ditahan Jaksa

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Dua orang warga asal Desa Sapugara Bre Kecamatan Brang Rea KSB terdiri dari lelaki swasta berinitial AK (39) dan lelaki tani Mlh (44) terhitung sejak Kamis siang (07/02) kemarin ditahan dan dijebloskan kedalam sel tahanan hotel prodeo Rutan Lembaga Pemasyarakatan Sumbawa oleh tim Jaksa Kejari Sumbawa, menyusul berkas perkara tahap kedua yang telah dinyatakan lengkap P21 atas kasus tindak pidana ilegal logging yang membelit kedua tersangka diterima pelimpahannya dari penyidik Resrim Polres Sumbawa Barat disertai dengan penyerahan tersangka dan sejumlah barang bukti.
Kasi Pidum Kejari Sumbawa Jaksa Lalu Mohamad Rasyidi SH dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB diruang kerjanya kemarin, membenarkan kalau dua orang tersangka kasus ilegal logging asal KSB telah ditahan Jaksa selama 20 hari kedepan di Rutan Lapas Sumbawa, untuk mempermudah dan memperlancar proses persidangan selanjutnya di Pengadilan, dan secepatnya setelah rencana dakwaannya tuntas maka berkas perkaranya segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Sumbawa Besar guna disidangkan dan diadili sesuai dengan aturan hukum dan perundang – undangan yang berlaku.
Kasus tindak pidana ilegal logging dengan sengaja menebang, menguasai dan atau memiliki hasil penebangan di kawasan hutan tanpa ijin dan tidak dilengkapi bersama surat keterangan sahnya hasil hutan (SKSHH) dari pihak yang berwenang itu terjadi pada hari Kamis 29 Nopember 2018 lalu sekitar pukul 13.55 Wita bertempat di TKP kelompok hutan Selalu Legini RTK 59 hutan Otak Keris Desa Maluk Kecamatan Maluk Kabupaten Sumbawa yang dilakukan oleh kedua tersangka lelaki AK dan Mlh yakni dengan cara menebang pohon kayu jati dengan menggunakan mesin chainsaw dan kepergok sejumlah petugas Kehutanan bersama anggota Polres KSB saat tim melaksanakan patroli rutin pengamanan hutan BKPH Sejorong-Mataiyang Brang Rea, sehingga tanpa ampun kedua tersangka bersama barang bukti 26 batang kayu jati gelondongan, chainsaw dan barang bukti lainnya langsung diamankan dan dibawa menuju Polres Sumbawa Barat untuk proses hukum lebih lanjut.
Atas perbuatan tindak pidana ilegal logging yang dilakukan kedua warga asal KSB itu dikenai dengan pelanggaran Pasal 50 ayat (3) huruf e jo Pasal 78 ayat (5) UU No 41 tahun 1999 tentang Kehutanan jo Pasal 113 UU No 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dengan ancaman pidana badan dan denda cukup berat, tukas Jaksa Rasyidi.