Dua Tersangka Pembobolan 150 Rumah dan Minimarket Ditangkap

R dan HS melakukan aksi di 150 TKP di wilayah Jabodetabek hanya dalam waktu enam bulan.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN – Polisi Tangerang Selatan (Tangsel) menangkap dua tersangka berinisial R (37 tahun) dan HS (36 tahun) yang dalam aksinya kerap membobol rumah kosong dan minimarket. Berdasarkan laporan yang diterima polisi, kedua tersangka telah melakukan pencurian di lebih dari 100 tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah Jabodetabek.

“Kami mengamankan dua tersangka yang melakukan tindak pidana sebanyak 150 TKP, 85 TKP menyasar rumah kosong, kemudian 65 TKP menyasar minimarket,” kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin saat jumpa pers di Mapolres Tangsel, Selasa (20/6) malam. WIB.

R dikabarkan ditangkap di Desa Cilalung, Desa Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel, Banten pada Jumat (2/4) sekitar pukul 23.00 WIB. Sedangkan HS ditangkap di kediamannya di Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Selasa (23/2) sekitar pukul 00.30 WIB.

Iman mengatakan, sekitar 100 TKP yang menjadi target pencurian dilakukan tersangka dalam waktu singkat, yakni hanya enam bulan. Tak pelak, keduanya dianggap sebagai spesialis pencurian di rumah kosong dan minimarket.

Dalam melakukan aksinya, menurut Iman, kedua tersangka membobol pintu masuk dan mencuri barang di rumah atau minimarket. Sedangkan waktu aksi sebenarnya dilakukan di tengah malam. “Soal pelacakan lokasi, mereka lakukan secara acak, lihat, lewat, digambar. Lihat bisa dilakukan, ya bisa dilakukan dengan mereka,” kata Iman.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. Iman mendorong orang untuk waspada saat meninggalkan rumah kosong.

“Kepada masyarakat yang meninggalkan rumah dalam keadaan kosong mohon lapor ke petugas keamanan. Sebaiknya gunakan CCTV agar bisa mengantisipasi kejadian seperti ini,” kata Imam.




Source