Eko Yuli Irawan Atlet sederhana yang tidak pernah membanggakan prestasinya

    Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan sedang menjadi buah bibir di Indonesia.

    Tak lain, atas prestasinya meraih medali perak di Olimpiade Tokyo, Minggu (25/7/2021) lalu.

    Profil dan sosok ayah dari dua anak ini juga banyak dicari.

    Bukan rahasia lagi, bahwa Eko Yuli Irawan adalah atlet yang sederhana, dan tidak pernah membanggakan prestasinya.

    Bak lahir khusus sebagai seorang atlet. Eko Yuli selalu fokus pada pekerjaannya, dan berusaha memberikan yang terbaik dalam latihan dan di setiap turnamen.

    Selidiki, karena fokusnya pada angkat besi, Eko seperti pemula di bidang lain.

    Bahkan ada momen lucu bersama keluarga di awal pernikahan 2010.

    Hal itu disampaikan langsung oleh Masitah, istri Eko yang tak lain adalah mantan atlet lifter wanita asal Indonesia.

    “Saya menikah pertama kali, saya pergi dengan keluarga saya, orang tua saya dan saya tidak ditawari makanan. Bukannya dia tidak mau menawarkannya tetapi dia tidak tahu dan tidak mengerti. Ayah, mengapa Bukankah kamu menawarkan saya makanan?’, yang dia jawab, ‘Ayah, saya khawatir mereka akan tersinggung, Bu,’. Jadi saya mengajarinya melakukan hal-hal seperti itu, “katanya.

    Setelah diberitahu oleh istrinya, Eko membuat perubahan yang cepat.

    Wanita yang akrab disapa Ita itu menjelaskan, sejak saat itu, kini suaminya kerap membawakan makanan untuk dibagikan dalam keluarga.

    “Dulu, kamu tidak mengerti. Sekarang, ketika kamu di jalan, kamu bahkan belum tiba di tempat itu, dan kamu sudah menawarkan mereka tempat yang ingin kamu makan,” tambahnya.

    Selain itu, Eko juga tidak terlalu memikirkan fashion terkini. Padahal prestasi dan prestasinya dalam angkat besi cukup untuk belanja barang merak. Meski demikian, Eko tetap hidup sederhana.



    https://www.tribunnews.com/sport/2021/07/28/eko-yuli-irawan-atlet-yang-sederhana-dan-tak-pernah-gembar-gembor-pencapaiannya