Empat Pesepak Bola KSB Dinilai Berpotensi Bermain di Liga Indonesia

Sumbawa Barat, Gaung NTB
Sejumlah pemain sepak bola muda berbakat asal Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), dinilai memiliki potensi bermain di Liga Indonesia ke depan.
Pemain tersebut menurut Indra Irawan LM, S.Kom, Sekretaris Umum ASKAB PSSI KSB, seperti Jihad, Febri, Ikhlasul Amal dan Rian Andi Desitaba.
Masalahnya dikatakan Indra, apakah pemain ini bisa melihat sepakbola sebagai profesi yang layak diperjuangkan  atau tidak, karena di lain sisi faktor keberanian dan dukungan orang terdekat menjadi salah satu  factor penting dan penunjang.”Ini dulu mental yang harus dimiliki ketika ingin menjadi pemain professional, dan sukses itu harus dijemput tidak ditunggu,” ujarnya.
Indra, jika dibandingkan dengan pemain seperti Wahyu Suboseto (Bhayangkara FC/Liga 1 Indonesia), dan Fandi Eko Utomo (Madura United/Timnas U23), keempat pemain KSB tersebut tak jauh berbeda kelasnya saat usia mereka sama. “Wahyu dan Fandi juga dulu pernah bermain di KSB, jika Wahyu pernah membela suratin PS Sumbawa Barat, Fandi Eko Utomo juga pernah bermain bersama PS Sumbawa Barat divisi 3 tahun 2008, dan kita bisa lihat masing-masing kemampuan mereka sebagai tolak ukur,” katanya.
Salah satu faktor yang mendukung bakat seseorang pemain bermain di level Liga bergengsi menurut Indra, selain dari pribadinya yang terus termotivasi mengasah diri, juga kedekatan dengan pelaku sepak bola nasional seperti pelatih-pelatih nasional.
Wahyu dan Fandi misalnya dikatakan Indra, memang secara kebetulan anak pelatih Yusuf Ekodono, namun  lepas dari itu keduanya memiliki motivasi yang tinggi dalam membangun karier sepakbola dengan giat berlatih dan meningkatkan kemampuannya, sehingga apa yang dicitakan membuahkan hasil.
“Jika kedua hal ini dimiliki oleh pemain kita, antara kedekatan dan motivasi saya yakin pemain KSB pun tidak menutup kemungkinan mengikuti jejak Wahyu dan Fandi,apalagi mereka masih muda masih punya potensi besar untuk berkembang,” terang, Indra.
Dikatakan Indra, masalah kedekatan pelaku sepak bola KSB dengan pelatih-pelatih nasional sebenarnya tidak terlalu sulit, pelatih-pelatih besar saat ini seperti Ibnu Grahan (Bhayangkara FC), Winnedy Purwito (Madura United), Mustakim (Persija Jakarta), Aji Santoso (Persela Lamongan), Lulut Kistono (Persebaya), Yusuf Ekodono, Margono dan Bonggo Pribadi, menurut Indra adalah mantan pelatih PS Sumbawa Barat dan mereka sebenarnya welcome dengan pemain KSB yang dinilai berkarakter dan agresif. “Sebenarnya tidak terlalu sulit untuk kita bantu promosikan pemain-pemain KSB, cuma sekarang bagaimana pemain – pemain muda kita yang berpotensi tersebut bisa melihat peluang dan terus mengasah diri, apalagi kalau berani merantau ke Surabaya misalnya kita bisa fasilitasi paling tidak mengikuti seleksi sejumlah klub, karena di Surabaya banyak sekali klub dan tim yang membuka seleksi dan training center,” pungkasnya.