Empat Terdakwa Kasus Narkoba di Aceh Dihukum Mati

    Empat tersangka narkoba dengan 50 kilogram sabu sebagai barang bukti.

    REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH — Majelis hakim Pengadilan Negeri Idi Kabupaten Aceh Timur menjatuhkan vonis hukuman mati kepada empat terdakwa kasus narkoba dengan barang bukti 50 kilogram sabu. Putusan itu dibacakan majelis hakim dalam sidang di Pengadilan Negeri Idi, Aceh Timur, Rabu (6/10).

    Sidang dengan majelis hakim yang diketuai oleh Apriyanti didampingi oleh M Zaky dan Khalid, masing-masing sebagai hakim anggota. Sidang dihadiri tim jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Aceh Timur Harry Arfhan, Cherry Arrida dan M Iqbal.

    Para terdakwa menghadiri sidang secara virtual dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Idi, Aceh Timur. Terdakwa yang divonis mati adalah Zakaria AB alias Jek bin Abu Bakar (50), Zakaria alias Jek Telkom bin Ibrahim (43), Marzuki alias Riki bin Hasan Ibrahim (30). Ketiganya merupakan warga Idi Rayeuk, Aceh Timur. Sedangkan Julkifli alias Midun bin Muhammad (27) adalah warga Nurussalam, Aceh Timur.

    Putusan atau putusan majelis hakim tersebut sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang dibacakan dalam persidangan sebelumnya. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum telah menuntut para terdakwa dengan hukuman mati. Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan para terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

    Atas putusan tersebut, para tergugat menyampaikan pendapatnya. Begitu pula dengan jaksa penuntut umum. Majelis hakim memberi waktu dua minggu kepada para pihak untuk menyatakan keputusannya. Sebelumnya, para terdakwa ditangkap oleh personel Polres Aceh Timur pada 23 Maret 2021. Mereka ditangkap karena menyelundupkan 50 kilogram sabu di perairan Aceh Timur.

    sumber : Antara



    https://www.republika.co.id/berita/r0k4m3487/empat-terdakwa-kasus-narkoba-di-aceh-divonis-mati