Enam Bulan, Realisasi Pajak Kendaraan Capai 30 Miliar Lebih

Sumbawa Besar, Gaung NTB
Kepala Unit Pelayanan Tehnis Badan – Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPTB-UPPD) Sumbawa Muhammad Husni S.Sos M.Si dalam keterangan Persnya kepada Gaung NTB diruang kerjanya Kamis (04/07)) kemarin, menyatakan seiring dengan meningkatnya kesejahteraan ekonomi masyarakat daerah ini, seiring dengan itu pula jumlah kendaraan bermotor setiap tahun jumlahnya bertambah dan berdampak terhadap realisasi penerimaan atas pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor (PKB-BBNKB) se Kabupaten Sumbawa, tentu semua ini tidak bisa terlepas dari adanya kesadaran yang tinggi dari waga masyarakat wajib pajak untuk membayar pajak kendaraan yang dimilikinya, karena itu kami optimis target akan mampu dicapai hingga akhir tahun mendatang.

Dari hasil evalusi yang dilakukan selama enam bulan terakhir periodesasi dari Januari hingga 3 Juli 2019 ini terang Husni akrab pejabat low profil ini disapa, dari target penerimaan PKB – BBNKB untuk tahun 2019 yang dibebankan kepada Kabupaten Sumbawa sebesar Rp 61 Miliar lebih meliputi target untuk PKB sebesar Rp 29.490.895.000 dan BBNKB sebesar Rp 31.655.350.000, optimis akan mampu dicapai, menyusul dari hasil evaluasi atas pencapaian realiasi penerimaan PKB dan BBNKB selama enam bulan terakhir hingga 3 Juli 2019 telah berhasil terealisasi total PKB dan BBNKB dimaksud sebesar Rp 30.136.108.662 (Sekitar Rp 30 Miliar lebih) atau mencapai 50 persen lebih dari target penerimaan.

Realisasi penerimaan dimaksud sambung Husni, meliputi realisasi penerimaan PKB sebesar Rp 15.558.858.172 (52,850%) dan BBNKB sebesar Rp 14.577.250.490 (46,040%), dengan jumlah total penerimaan PKB-BBNKB hingga enam bulan terakhir (Januari – 3 Juli 2019) mencapai Rp 30.136.108.662 (sekitar 50% lebih), dimana dengan jumlah potensi obyek pajak kendaraan bermotor (PKB) di Kabupaten Sumbawa hingga saat ini tercatat sekitar 132.583 unit kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat, dengan jumlah obyek pajak kendaraan lama yang mendaftar ulang sampai dengan akhir tahun lalu sebanyak 61.292 unit kendaraan (54%) dan masih ada puluhan kendaraan lainnya baik itu yang mengalami kerusakan, kehilangan dan tidak diketahui keberadaannya tidak melakukan pendaftaran ulang bertahun-tahun, dengan jumlah kendaraan daftar baru dan mutasi masuk sebanyak 9.506 unit (tahun 2018) diharapkan tahun 2019 ini juga akan lebih meningkat seiring dengan daya beli masyarakat yang terus meningkat, ujarnya.
“Karena itu, percepatan terus dilakukan dengan tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik itu melalui UPTB-UPPD Sumbawa maupun Drive Thrue di Kecamatan Alas, Sasopo Ate dan Saliper Ate Labuan Sumbawa, Samsat Kelilling, Samsat Desa, Samsat Kecamatan dan Samsat Tenda yang buka malam hari dilokasi taman Mangga Kelurahan Umasima Sumbawa maupun melalui Opsgab yang dilakukan, bahkan dengan sumber daya yang dimiliki jajaran UPTB-UPPD Sumbawa, bertekad dan berkomitmen tinggi untuk dapat merealisasikan target yang dibebankan, tentu dengan melaksanakan berbagai program dan peningkatan pelayanan kepada warga masyarakat (wajib pajak) dengan sebaik-baiknya,” pungkas Husni.