Enam Pasar di Bekasi Perlu Revitalisasi

Proses lelang belum ditindaklanjuti, sehingga revitalisasi pasar tidak terealisasi

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyatakan enam dari 12 pasar di kawasan itu perlu direvitalisasi mengingat kondisinya sudah tidak layak lagi, kumuh, berlumpur, tidak terawat. , dan sering terendam. banjir.

Sayangnya, kebutuhan revitalisasi ini belum mendapat perhatian pemerintah daerah hingga kondisinya semakin parah. Ini pertanyaan kita. Bagaimana sebenarnya perhatian pemerintah daerah terhadap pasar? Karena bagaimanapun pasar adalah motor penggerak. perekonomian suatu daerah, “kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi. Nyumarno.

Nyumarno mengatakan, berdasarkan hasil pembahasan dan review legislatif, enam pasar yang perlu direvitalisasi antara lain Pasar Induk Cibitung, Pasar Tarumajaya, Pasar Baru Cikarang, Pasar Sukatani, Pasar Babelan, dan Pasar Kedunggede.

Dia mengatakan tahap revitalisasi sebenarnya sudah dilakukan beberapa tahun lalu melalui proses lelang, namun hasil lelang belum ditindaklanjuti sehingga revitalisasi pasar tidak kunjung terwujud.

“Misalnya Pasar Sukatani yang sudah dilelang sejak 2014 dan menang tender tapi belum dibangun sampai sekarang. Setelah kita telusuri dari semua pasar yang ada, pasar lain juga sama. Lelangnya sudah dimenangkan, tapi tahapan tidak ditindaklanjuti, ”ujarnya. .

Ia mengatakan, setelah lelang untuk pengembangan pasar berhasil, pemerintah daerah dan perusahaan lelang harus bekerja sama pada tahap-tahap selanjutnya, mulai dari memenuhi persyaratan hingga masalah teknis. Selanjutnya penandatanganan kesepakatan kerjasama yang melibatkan pihak legislatif.

Dari enam pasar tersebut, hanya Pasar Induk Cibitung yang memiliki rencana revitalisasi sesuai tahapannya. Kemudian ada juga rencana pengembangan Pasar Tarumajaya yang dianggarkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Praktis hanya Cibitung yang siap direvitalisasi. Pemenang tendernya sudah ada, lalu sekarang sedang dilelang asetnya. Setelah Lebaran, pengerjaan bisa dimulai. Lalu ada Pasar Tarumajaya yang sudah mendapat dana provinsi Rp. 5 miliar. Sedangkan yang lainnya belum, ”ujarnya.

Berdasarkan hasil pembahasan, masih ada empat pasar lagi yang rencana revitalisasi belum berjalan. Pertama, Pasar Sukatani yang direncanakan tujuh tahun lalu bahkan sudah dilelang dan diketahui siapa pemenangnya, namun belum pernah dibangun.

Kedua, Pasar Baru Cikarang yang juga telah dilelang beberapa tahun lalu namun pembangunannya belum terealisasi. Padahal, rencana pengembangan tersebut sampai ke pengadilan karena adanya gugatan dari perusahaan pemenang lelang tersebut.

Kemudian Pasar Babelan yang informasinya sudah dilelang dan sudah ada pemenangnya tapi belum dilakukan. Kemudian Pasar Kedunggede Kedungwaringin Desember 2020 sudah tayang tender seharga Rp 50 miliar tapi sampai batas waktu belum ada yang berminat. jadi tidak ada tindak lanjutnya, ”ucapnya. .

Menurutnya, pemerintah daerah akan segera memberikan perhatian khusus terhadap masalah ini agar apa yang diharapkan masyarakat segera terwujud. Konsentrasi pembangunan juga harus diberikan pada revitalisasi pasar karena perekonomian daerah sedang didorong dari pasar.

“Ini momen yang tepat bagi Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk fokus pada pemulihan ekonomi saat pandemi, inilah saatnya. Selesaikan masalah revitalisasi pasar ini,” ujarnya.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Holik Qodratullah mengaku saat ini sedang menyusun kebijakan untuk mengatur dan menata pasar baik modern maupun tradisional. Rencana Peraturan Daerah ini merupakan produk inisiatif legislatif yang diyakini mampu menjawab permasalahan kondisi pasar saat ini.

“Peraturan ini diharapkan bisa menjadi instrumen untuk membenahi sejumlah kendala di pasar. Rancangan regulasi tersebut sudah masuk dalam rencana kerja kita dan mudah-mudahan tahun ini selesai,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi Muchlis mengakui beberapa pasar perlu direvitalisasi karena kondisinya yang kurang mendukung. Pihaknya saat ini sedang melakukan penelusuran terkait pasar yang membutuhkan revitalisasi, termasuk yang akan dan sudah dilelang.

“Seperti Pasar Sukatani kemarin yang ternyata beberapa tahun lalu dilelang tapi belum terlaksana. Ini yang juga kita jajaki agar pembangunan bisa segera dilakukan,” ujarnya.

sumber: Antara




Source